Breaking News:

JNE dan Yuk Bisnis Luncurkan Akademi Dagang Saat Pandemi

JNE berkolaborasi dengan Yuk Bisnis mengadakan sebuah program untuk membantu para korban Pemutusan Hubungan Kerja

Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - JNE berkolaborasi dengan Yuk Bisnis mengadakan sebuah program untuk membantu para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) agar mendapatkan penghasilan tambahan.

Program kolaborasi ini bernama Akademi Dagang Saat Pandemi (ADASAPA), sebuah program pelatihan dan mentoring online selama 2 bulan tentang bagaimana cara berjualan.

Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto mengatakan Program ADASAPA terbuka untuk siapapun, terutama para korban PHK, Ibu Rumah Tangga, maupun mahasiswa yang mau berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan mempraktekkan ilmunya untuk berjualan.

Baca juga: Pemda DI Yogyakarta Buka Opsi Gelar Rapid Test Bagi Pengungsi Merapi

Baca juga: Petani Tamantirto Bantul Keluhkan Susahnya Dapat Pupuk Subsidi Kepada Abdul Halim

Nantinya setiap peserta akan dibimbing, mulai dari cara menetapkan mindset, hingga hal-hal teknis, seperti cara membuat target dan rencana, menentukan pasar, mengumpulkan trafik secara organik dan berbayar (iklan), hingga menjadi Customer Service yang handal.

"Bagi JNE, dukungan terhadap ekosistem harus terus dijalankan. Apalagi di tengah pandemic COVID-19 yang berdampak luas. Sebagai salah satu yang mendapat dukungan dari pemerintah untuk terus beroperasi, maka ini menjadi momentum JNE untuk membantu, bukan hanya di bidang sosial, tapi juga pendidikan, kesehatan, dan yang lainnya," jelasnya.

Pendaftaran ADASAPA dibuka sejak tanggal 4 hingga 18 November 2020 melalui laman adasapa.yukbisnis.com.

Pelatihan dan mentoringnya sendiri akan dilaksanakan pada pertengahan bulan November 2020 hingga pertengahan Januari 2021.

Baca juga: PHRI DI Yogyakarta Meyakini Wisata Sepeda Bisa Jadi Daya Tarik Tersendiri

Baca juga: Bangunan Cagar Budaya yang DIrobohkan, Pemkab Kulon Progo Sebut Bukan Wewenangnya 

Sejumlah mentor berpengalaman di bidangnya turut serta menjadi pembimbing program ini antara lain, Jaya Setiabudi (Founder Yukbisnis), M. Salman Alfarisi (CEO Yukbisnis), Riko Sasongko (Owner Java Honey), Gazan Azka Ghafara (Owner Zanana Chips), dan mentor-mentor lain yang memiliki beragam pengalaman untuk membentuk sebuah ekosistem bisnis yang mandiri.

Setelah program berakhir, setiap peserta akan memiliki akses untuk bisa mempromosikan dan menjual produk-produk yang ada di Gudang Yubi, yaitu sebuah jasa pergudangan milik JNE dan Yukbisnis khusus untuk menyimpan hasil produk-produk UKM asli buatan Indonesia.

Jaya Setiabudi, Founder Yukbisnis menyampaikan bahwa dengan adanya program ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia.

Ia berharap program ini menjadi solusi penghasilan tambahan, serta menciptakan trafik mandiri berbasis kerakyatan untuk produk-produk dalam negeri dan akan membawa kebermanfaatan bagi para peserta. (nto)

Penulis: Santo Ari
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved