Sleman

Warga Kalitengah Lor Mengungsi, KPU Sleman Berencana Pindahkan TPS

KPU Kabupaten Sleman berencana memindahkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Padukuhan Kalitengah Lor ke barak pengungsian.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi memberikan keterangan pada wartawan usai mengunjungi barak pengungsian di Balai Desa Glagaharjo, Minggu (08/11/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman berencana memindahkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Padukuhan Kalitengah Lor ke barak pengungsian. 

Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi mengatakan pihaknya masih harus melihat perkembangan bencana dan akan berkoordinasi dengan KPU RI melalui KPU DIY.

Menurut dia, dalam kondisi bencana perlu ada perlakuan khusus, seperti yang termaktub dalam PKPU 8 Tahun 2018. 

Baca juga: KPU Sleman Fasilitasi Kampanye dengan Debat Publik

"Berkaitan dengan peningkatan status Merapi, dari Wasapada menjadi Siaga, ada rencana untuk memindahkan TPS, karena yang di pengungsian ini kan kelompok rentan. Tidak mungkin juga harus kembali ke sana (Kalitengah Lor)," katanya saat berkunjung ke pengungsian Balai Desa Glagaharjo, Minggu (08/11/2020).

Dalam PKPU 8 Tahun 2018, dalam kondisi bencana dimungkinkan untuk pemilihan susulan atau lanjutan.

"Tetapi kan saat ini belum terjadi bencana. Meskipun begitu, perlu ada upaya antisipasi juga. Kami masih harus berkoordinasi dengan Panewu, Kapolsek, Danramil, dan lainnya. Kemudian kami akan merumuskan dan konsultasi dengan KPU RI melalui KPU DIY," sambungnya.

Ia melanjutkan dari rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) ada tiga padukuhan yang menjadi perhatian.

Baca juga: KPU DIY Pastikan Pasien Covid-19 Tetap Mendapatkan Hak Pilih di Pilkada 2020

Namun demikian, hanya satu padukuhan saja yang masih dihuni oleh warga, yaitu Kalitengah Lor.

Meski hanya satu padukuhan, pihaknya harus tetap memfasilitasi pemilih, walaupun di pengungsian.

Sementara itu, Panewu Kapanewon Cangkringan, Suparmono menambahkan tercatat ada 537 warga Kalitengah Lor.

Sedangkan jumlah warga uang mengungsi hingga tadi malam ada 177 warga. 

"Kemungkinan akan dipindahkan atau didekatkan dengan pemilih. Harapannya partisipasi masyarakat dalam Pilkada Sleman tetap tinggi meskipun dalam kondisi seperti ini," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved