Gunung Merapi
Masih Ada Macan di Gunung Merapi, Ada Saksi Mata Pernah Bertemu Langsung di Lereng Gunung Merapi
Masih Ada Macan di Gunung Merapi, Ada Saksi Mata Pernah Bertemu Langsung di Lereng Gunung Merapi
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yudha Kristiawan
Kamera trap pun diputuskan untuk dipasang di sebuah jalur satwa yang letaknya sedikit menyamping dari jalur pendakian.
Saksi Mata Melihat Langsung Macan Merapi
Tercatat, pada pertengahan bulan Agustus 2015 ada informasi menyebutkan bahwa terindikasi kuat Macan Tutul di Merapi masih ada.
Kala itu, Arif Sulfiantono, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai Taman Nasional Gunung Merapi yang juga menjabat Kepala Resort Kemalang melihat hewan yang hampir punah ini.
Pria berkacamata ini melihat macan tutul Merapi di jalur pendakian Merapi melalui Sapuangin, Klaten, tepatnya di antara Camp Yoyok menuju pos empat Watu Bolong, sekitar pukul 10.00 pagi .
Saat itu, ia bersama rombongan dari Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) sedang melakukan eksplorasi jalur pendakian Sapuangin.

"Saya kaget, itu pertama kalinya saya lihat macan di Merapi. Saat itu macan meloncat di antara pohon Manisrejo," ujarnya.
Pria lulusan Fakultas Kehutanan UGM ini juga memastikan bahwa hewan yang ia lihat adalah top predator di Merapi.
Adapun yang dilihat oleh Arif adalah macan tutul hitam atau akrab disebut dengan macan kumbang.
Macan tutul jawa memiliki dua variasi yakni macan tutul berwarna terang dan macan tutul hitam yang sering disebut macan kumbang. Meski berbeda warna, keduanya adalah supspesies yang sama.
Panjang Sekitar Dua Meter
Selain Arif ada seorang lain yang pernah melihat macan tutul di jalur pendakian tersebut adalah Noer Cholik, petugas Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta yang rutin naik ke Merapi.
Pada medio Oktober 2011 atau satu tahun pasca Erupsi, di jalur pendakian Sapuangin, tepatnya di antara pos 2 dan pos 3, Cholik melihat seekor Macan Kumbang.
"Itu pertama kalinya saya melihat macan di Merapi, saat itu sekitar pukul 12 di antara pos 2 dan pos 3 dan kami sedang istirahat, saya bersama rombongan jadi banyak yang melihat," ujarnya.
Panjang tubuh macan tersebut menurut Cholik jika diukur dari kepala hingga ekor sekitar dua meter.