Gunung Merapi

Masih Ada Macan di Gunung Merapi, Ada Saksi Mata Pernah Bertemu Langsung di Lereng Gunung Merapi

Masih Ada Macan di Gunung Merapi, Ada Saksi Mata Pernah Bertemu Langsung di Lereng Gunung Merapi

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yudha Kristiawan
Dokumentasi BKSDA Jateng
Macan tutul jawa tertangkap kamera BKSDA Jateng di cagar alam Nusakambangan Timur, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi tak hanya memikat dengan pesona alamnya saja, berikut juga tumbuhan dan binatang penghuni di dalamnya.

Salah satu yang menarik para peniliti kehidupan satwa liar adalah keberadaan sosok Macan Tutul Jawa yang konon masih hidup di sekitar lereng Gunung Merapi.

Beberapa laporan masyarakat menyebutkan ada macan tutul yang menghuni hutan di salah satu gunung paling aktif di Indonesia ini.

Tribun Jogja pernah melakukan ekspedisi kecil untuk menelusuri jejak keberadaan hewan yang memiliki nama latin Panthera Pardus Melas ini.

Baca juga: Ini Profil Wedhus Gembel Yang Acap Menyertai Letusan Gunung Merapi

Baca juga: Begini Erupsi Gunung Merapi Yang Terjadi Tahun 2010, Erupsi Besar Terjadi, Menghasilkan Awan Panas

Pada tahun 2015 silam, Tribun Jogja ikut bersama tim survey TNGM yang berangkat dari basecamp Sapuangin, Klaten.

Ada laporan dan juga kesaksian dari petugas TNGM menjadi dasar kenapa jalur tersebut dipilih.

Adanya tanda-tanda seperti feses hewan mangsa dan jejak menjadi acuan bahwa di daerah tersebut sering digunakan untuk lewat satwa, termasuk diprediksi jalur dari macan Merapi.

Petugas Taman Nasional Gunung Merapi memasangan kamera trap di sekitar jalur pendakian Sapuangin.
Petugas Taman Nasional Gunung Merapi memasangan kamera trap di sekitar jalur pendakian Sapuangin. (tribunjogja/dito)

Tim dari TNGM adalah Arif Sulfiantono dan juga Edy Nurcahyadi. Selain itu dua anggota tim SAR Tegalmulyo juga ikut dalam penelusuran.

Salah satu tujuan dari penelusuran tersebut adalah untuk memasang kamera trap yang diharapkan bisa menangkap foto macan Merapi.

Kamera yang dipasang adalah kamera bushnell,kamera tersebut adalah kamera baru yang dimiliki oleh TNGM. Kamera yang memiliki sensor di bagian depan ini akan otomatis merekam jika ada gerakan di depan kamera.

Selain di jalur pendakian Sapuangin, pemasangan kamera trap dan penelusuran macan Merapi juga serentak dilakukan di beberapa daerah lain.

Ada enam lokasi di sekitaran gunung Merapi, salah satunya adalah di Gunung Bibi, Kecamatan Cepogo, Boyolali, yang ditemukan jejak macan.

Petugas Taman Nasional Gunung Merapi memasangan kamera trap di sekitar jalur pendakian Sapuangin.
Petugas Taman Nasional Gunung Merapi memasangan kamera trap di sekitar jalur pendakian Sapuangin. (tribunjogja/dito)

Macan Tutul disebutkan pernah menampakkan diri di sekitar pos 2 dan 3 dan sekitarnya, untuk itu penelusuran juga difokuskan di daerah tersebut.

Selama dua hari, penelusuran keberadaan macan Merapi dilakukan di daerah tersebut.

Tim dari TNGM memutuskan untuk berkemah di pos 2 tepat disebelah stasiun pemantauan milik BPPTKG.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved