Waspadai, 10 Kebiasaan Kecil Ini Bisa Memicu Diabetes, Satu di Antaranya Hobi Makan Gorengan!

Gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, Diabetes Melitus, dan stroke

Editor: Rina Eviana
dok.istimewa
Ilustrasi 

Tribunjogja.com -Penyakit Diabetes merupakan satu di antara penyakit yang bisa membunuh perlahan alias silent killer. Penyakit ini dikenal dengan istilah lain yakni kencing manis.

Sebab, penyakit Diabetes dipicu akibat naiknya kadar gula darah dalam tubuh. Nah, untuk antisipasi penyakit ini ada sejumlah kebiasaan kecil alias sepele yang tanpa disadari bisa memicu penyakit Diabetes.

Ilustrasi
Ilustrasi (Thinkstock)

Dalam hidup ini berlaku hukum "tabungan". Apa yang kita lakukan menjadi tabungan di masa mendatang. Apa yang kita tabung sedikit demi sedikit akan terasa hasilnya bertahun-tahun kemudian.

Begitu pun dengan penyakit. Mulai dari segelas minuman favorit hingga suka menonton TV hingga larut. Siapa nyana kalau itu bisa meningkatkan risiko Diabetes?

1. Teh manis

Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori.

Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori.

Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.

Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.

2. Gorengan

Gorengan Tempe
Gorengan Tempe (Sajian Sedap)

Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, Diabetes Melitus, dan stroke.

Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia.

Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah.

Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.

Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.

Baca juga: Jenis Buah-buahan Terbaik untuk Penderita Diabetes yang Tak Memicu Naiknya Gula Darah

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved