Penanganan Covid

Pemda DIY Rencanakan Uji Swab Pelaku Wisata Pekan Ini

Meski telah direncanakan bagi pelaku wisata, namun pemerintah DIY sampai saat ini belum bergerak melakukan uji swab bagi pelaku wisata

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Wisatawan luar daerah terus berdatangan ke Malioboro meski di hari terakhir libur panjang, Minggu (1/11/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meski telah direncanakan bagi pelaku wisata, namun pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sampai saat ini belum bergerak untuk melakukan test swab pascalibur panjang Maulid Nabi Muhammad.

Padahal langkah tersebut perlu dilakukan, mengingat saat libur panjang sejak 28 Oktober hingga empat hari kemarin DIY diserbu wisatawan dari luar daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan, upaya tersebut tinggal dijalankan saja.

Koordinasi antarsekretariat atau gugus tugas masih dilakukan. Pada kesempatan sebelumnya, Aji menyampaikan hari ini seharusnya sudah dimulai test swab kepada pelaku wisata.

"Kalau untuk wisatawannya kan test nya via bandara dan yang jalur darat kan via cek suhu. Nah fokus kami ya ke pelaku wisatanya," kata Aji di Kepatihan, Senin (2/11/2020).

Ia mengatakan, saat ini test swab kepada pelaku wisata belum dilakukan, meski sebelumnya sudah bisa dilakukan mulai hari ini.

"Ya nantinya pelaku wisata dalam minggu-minggu ini," imbuh dia.

Pihaknya juga belum menentukan pelaku wisata mana yang akan disasar untuk dilakukan test Swab.

Sementara Aji sebelumnya memberikan statemen bahwa obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, dan ditemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan akan diprioritaskan untuk dilakukan test Swab.

Jika merujuk hal itu, data Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DIY menyebut selama lima hari saat libur panjang ditemukan jumlah pelanggar sebanyak 2.932 pelanggaran.

Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad menyampaikan, rincian pelanggaran tersebut pada Rabu (28/10/2020) Sebanyak 270 pelanggar, hari kedua sebanyak 664 pelanggar, hari ketiga sebanyak 380, hari keempat bertambah menjadi 559, dan pada hari terakhir libur panjang mencapai 1.050 pelanggaran.

Pelanggaran protokol kesehatan tersebut masih sama yakni terkait kesadaran menggunakan masker.

"Kalau di kawasan perkotaan banyak terjadi di Malioboro. Jenis pelanggaranya ya sama, terkait penggunaan masker," tegasnya.

Sementara untuk di kawasan pantai, Noviar memberi catatan khusus tiga pantai yakni di pantai Baron, Parangtritis, dan Glagah. Saat hari libur atau weekend pelanggaran di tiga pantai tersebut mencapai 3000 lebih.

Jika melihat arahan dari Sekda DIY tentu tiga tempat tersebut menjadi sasaran utama untuk melakukan test Swab.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved