Breaking News:

Wisata

Satu Wisatawan dari Semarang Terdeteksi Positif pada Tes Acak di TIC Borobudur

Satu Wisatawan dari Semarang Terdeteksi Positif pada Tes Acak di TIC Borobudur

Tribunjogja/ Rendika Ferri K
Ilustrasi : Random tes rapid dan swab PCR Covid-19 dilaksanakan kepada para wisatawan yang hendak berkunjung ke Candi Borobudur. Tes ini dilaksanakan pada hari pertama libur panjang, Rabu (28/10/2020) sampai Minggu (1/11/2020) mendatang 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Satu wisatawan dari Semarang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil tes acak atau random test rapid dan swab PCR Covid-19 yang dilaksanakan kepada para wisatawan di Tourist Information Center (TIC) Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (1/11/2020).

Tes acak rapid dan swab itu dilaksanakan di Tourist Information Center (TIC) Borobudur, Kabupaten Magelang.

Sasarannya wisatawan yang datang sebanyak 150 orang per hari. Setelah dites, ada 12 orang yang reaktif. Lanjut tes usap, ternyata satu diantaranya positif Covid-19.

"Hasil pemeriksaan Rapid Test Minggu (1/11) ada 150 orang 12 orang reaktif dilanjutkan swab atau pemeriksaan PCR, hanya 1 positif, wisatawan dari Semarang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti, Minggu (1/11).

Baca juga: Banjir Wisatawan di Yogya , Pengelola dan Wisatawan Harus Patuh Protokoler Kesehatan

Baca juga: Malioboro Terus Dikunjungi Wisatawan Luar Daerah pada Hari Terakhir Libur Panjang

Random test rapid dan swab PCR Covid-19 dilaksanakan kepada para wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan wisata Borobudur. Tes ini dilaksanakan pada hari pertama libur panjang, Rabu (28/10) sampai Minggu (1/11) ini.

Retno mengatakan, tes ini untuk menindaklanjuti tugas dari Pemprov Jawa Tengah untuk mengantisipasi libur panjang di lokasi wisata di Jawa Tengah. Kurang lebih ada tujuh titik di Jawa Tengah, termasuk kawasan wisata Borobudur.

"Ada tujuh titik, salah satunya titik di Kabupaten Magelang yaitu kawasan wisata Borobudur. Sehingga, kita lakukan test rapid test dan kalau nanti ada yang hasilnya reaktif, kemudian langsung diambil swab tesnya," terang Retno.

Jumlah peserta tes ditargetkan sebanyak 150 orang per hari. Jumlah ini dihitung dari 10 persen dari jumlah pengunjung Candi Borobudur. Rata-rata pengunjung diestimasikan 1.500 orang, sehingga yang dites sebanyak 150 orang.

"Targetnya itu 10 persen dari pengunjung, rata-rata pengunjung kita estimasikan wilayah Borobudur sekitar 1.500 sehingga mudah-mudahan 150 calon pengunjung kita capai hari ini," imbuh Retno.

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Yudha Kristiawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved