Tragedi 20 Menit Pelemparan Batu di Simpang Tiga Cepit Bantul, Begini Kronologinya

Bentrokan organisasi masyarakat (ormas) pecah di simpang tiga Cepit, Pendowoharjo, Sewon, Bantul

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Ahmad Syarifudin
Polisi memasang garis polisi di lokasi bentrokan simpang tiga cepit, Pendowoharjo, Sewon, Bantul. 

"Kami minta pelakunya segera ditangkap," ucap Dony.

Enam Orang Diamankan

Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono membenarkan adanya insiden tersebut.

Setelah mendapat informasi, jajarannya segera melakukan pengamanan, memasang garis polisi, dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara di lokasi kejadian.

Menurut dia, ada sejumlah barang yang telah diamankan.

Di antaranya, pecahan kaca, batu, dua mobil dan satu motor. Barang tersebut diduga digunakan dalam insiden tersebut.

Baca juga: Namanya Dicatut Dalam Kasus Penipuan, PT Garuda Mitra Sejati Layangkan Laporan ke Polda DIY

Baca juga: Kantor Baru PDIP DI Yogyakarta Diharapkan Jadi Rumah Bagi Rakyat

"Kita juga mengamankan enam orang yang diduga menyerang kesana," ucap Kapolres.

Keterlibatan enam orang tersebut, diakuinya, saat ini masih didalami.

Wachyu menduga keributan tersebut terjadi masih dalam satu kelompok yang sama.

Tetapi terkait motif, kata dia, masih didalami.

Termasuk apakah keributan tersebut, ada korelasinya dengan konflik yang terjadi di Kasihan, beberapa waktu lalu atau tidak.

"Kita masih pelajari," terangnya.

Kapolres berharap masyarakat Bantul tetap tenang.

Terlebih, saat ini masih dimasa Pilkada. Ia meminta warga jangan mudah terprovokasi.

"Percayakan penanganan ini kepada penegak hukum. Kami akan berusaha semaksimal mungkin menuntaskan kasus ini," kata Kapolres. (Rif)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved