Kronologi TNI Polri Grebek Markas KKB di Intan Jaya, Diintai 6 Hari Hingga Tewaskan Satu Separatis

Kronologi Pasukan TNI Polri Grebek Markas KKB di Intan Jaya, Diintai 6 Hari Hingga Tewaskan Seorang Separatis

Editor: Hari Susmayanti
rekrutmen-tni.mil.id
Ilustrasi TNI AD 

"Atas permintaan pihak keluarga, korban tewas Pok KKSB dikubur di tempat. Tim Gabungan TNI- Polri membantu menggali kubur. Saat pemakaman, pihak keluarga mengakui bahwa korban selama ini aktif dalam aksi KKSB," ucap dia.

Dalam penindakan ini, petugas berhasil mengamankan beberapa panah dan anak panah, senjata tajam parang, satu pucuk senjata rakitan, dokumen struktur organisasi KKB Kodap VIII Kemabu Intan Jaya, uang tunai Rp. 69.000.000, dan dua unit handphone.

Baca juga: Tim Gabungan TNI-Polri Serbu Markas KKB di Sugapa Papua, Satu Orang Tewas dan Dua Orang Ditangkap

Baca juga: Ini Perintah Kapolri Soal Penangkapan Oknum Brimob di Papua yang Diduga Jual Senjata ke KKB

 

Serang TGPF

Sebelumnya, anggota KKB Papua menyerang anggota TGPF yang sedang menjalankan tugasnya di wilayah Intan Jaya.

Rombongan tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) penembakan Pendeta Yeremia Zanambani ditembaki oleh KKB dalam perjalanan pulang ke Sugapa pada Jumat (9/10/2020) sore.

Dua orang rombongan TGPF terluka akibat tertembak KKB.

Kedua korban yakni Sertu Faisal Akbar dan dosen UGM, Bambang Purwoko.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan, pengadangan rombongan TGPF oleh KKB terjadi pada pukul 15.30 WIT di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hitadipa.

Saat itu, rombongan usai melakukan olah TKP penembakan Pendeta Yeremia, dan akan kembali ke Sugapa, Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya.

"Telah terjadi pengadangan oleh KSB terhadap rombongan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) saat kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa," kata Suriastawa dalam keterangan tertulisnya, Jumat sore.

Akibat pengadangan tersebut dua orang mengalami luka tembak, yakni Sertu Faisal Akbar yang merupakan anggota Satgas Apter Hitadipa dan Bambang Purwoko, dosen Universitas Gajah Mada yang juga tergabung dalam Tim Gabungan Pencari Fakta.

Adapun Sertu Faisal tertembak di pinggang dan dalam kondisi sadar, sedangkan Bambang mengalami luka tembak di pergelangan kaki kiri dan tangan kiri.

Bambang juga dalam kondisi sadar.

"Pukul 16.40 WIT, korban tiba di UPTD RSUD Sugapa untuk tindakan medis," ujar Suriastawa.

Bambang Purwoko tertembak di bagian pergelangan kaki kiri dan pergelangan tangan kiri.

Sertu Faisal merupakan anggota Satgas Apter Hitadipa, dan terluka tembak di bagian pinggang.

Artikel ini sudah tayang di Surya.co.id dengan judul " TNI-Polri Gerebek Markas KKB di Sugapa: Satu KKB Tewas, 2 Diamankan, Sepekan Lakukan Pengintaian

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved