Penanganan Covid

BPBD DI Yogyakarta Antisipasi Penularan Covid-19 dari Long Weekend dan Musim Hujan

BPBD DIY pun bersiap mengantisipasi momentum libur panjang agar tidak menjadi potensi penularan baru Covid-19.

Tayang:
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna Subagio
Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Akhir Bulan Oktober 2020 akan terisi dengan libur panjang atau long weekend.

Sebab, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad pada Kamis (29/10/2020), cuti bersama, dan berlanjut ke akhir pekan.  

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY pun bersiap mengantisipasi momentum ini agar tidak menjadi potensi penularan baru Covid-19.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana mengakui ke depan kita akan dihadapkan pada beberapa momentum yang perlu diwaspadai, yakni long weekend dan musim hujan.

Baca juga: Antisipasi Curah Hujan Tinggi Akibat La Nina, Pemkab Bantul Siaga Darurat Bencana

“Memang ke depan kita ada beberapa momentum, salah satunya long weekend. Selain itu kita juga ada musim hujan, karena La Nina curah hujan bisa lebih tinggi 40-50 persen. Potensi penularan Covid-19 bisa lebih tinggi,” ujarnya dalam acara live streaming Tribun Jogja bertajuk ‘Sosialisasi 3M’, Kamis (22/10/2020).

Ia mengungkapkan, yang penting dalam menghadapi momentum tersebut, acara keagamaan dilakukan dengan koridor protokol kesehatan.

“Tagline-nya Doni Monardo (Kepala BNPB), liburan aman, nyaman, tanpa kerumunan,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, pengawasan di tempat-tempat liburan akan ditingkatkan. Pengelola usaha juga harus meningkatkan kesadaran.

“Jangan berpikir keuntungan ekonomi semata, ‘wah ini mumpung (banyak pelanggan)’,” ucapnya.

Baca juga: KTB Siagakan Personel Masuki Musim Penghujan

“Di mana potensi kerumunan itu ada, orang harus meningkatkan kesadaran untuk menegakkan protokol kesehatan itu. Kita sama-sama mengingatkan. Kalau enggak ada tempat cuci tangan misalnya, ya diingatkan, kalau pengelola enggak menyediakan kita tanya,” sambungnya.

Bagi masyarakat, tambah Biwara, juga perlu terus mengikuti informasi dari badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (BMKG).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, dr Rukmono Siswishanto, SpOG(K), MKes mengatakan, dalam meminimalisir potensi penularan Covid-19, tidak bisa berjalan sendirian melainkan harus bersama-sama.

“Dari sisi rumah sakit harus terus menggalang komunikasi dan koordinasi, Puskesmas juga harus mempersiapkan. Kita juga perlu mengaktifkan komunitas homestay, kos-kosan. Karena homestay ini jadi salah satu tempat  penularan juga. Maka dari itu perlu mengajak masyarakat menjadi edukator juga,” urainya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Catatan Redaksi: Bersama kita lawan virus corona. Tribunjogja.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu 3M:

- Wajib Memakai masker
- Wajib Menjaga jarak dan menghindari kerumunan
- Wajib Mencuci tangan dengan sabun

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved