Kota Yogya

KTB Siagakan Personel Masuki Musim Penghujan

KTB di wilayah Kota Yogyakarta mengaku siap melakukan mitigasi dan upaya-upaya pencegahan untuk meminimalisir dampak dari angin kencang, longsor.

Tayang:
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Memasuki musim penghujan para personel Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) di wilayah Kota Yogyakarta mengaku siap melakukan mitigasi dan upaya-upaya pencegahan untuk meminimalisir dampak dari angin kencang, longsor, maupun luapan air sungai di beberapa titik. 

Koordinator KTB Patangpuluhan, Surajiono mengatakan, beberapa persiapan logistik terkait upaya mitigasi telah dilakukan jelang musim penghujan ini.

"Yang jelas kondisi lingkungan dan antisipasi pohon tumbang dikarenakan angin kencang sudah kami persiapkan. Beberapa dahan pohon yang tampak berbahaya sudah dipangkas," kata dia, Rabu (21/10/2020). 

Baca juga: BMKG DIY Berharap Masyarakat Selalu Waspada Potensi Peningkatan Curah Hujan Dampak Fenomena La Nina

Surajiono mengungkapkan, selain memaksimalkan sejumlah logistik berupa alat komunikasi dan peralatan swadaya lainnya untuk melakukan koordinasi antar anggota, pihaknya di wilayah setempat juga telah melakukan pemetaan terhadap wilayah setempat yang sekiranya bakal berpotensi terimbas musim penghujan. 

"Memang ada di beberapa RW yang cukup rawan tapi bersama kelurahan dan warga setempat sudah kami lakukan antisipasi-antisipasi," jelasnya. 

Namun demikian, dia menyebut terdapat satu talut yang masih belum dilakukan perbaikan di RW 03.

Talut yang berbatasan dengan area Bantul itu berlokasi di wilayah pemakaman.

"Itu sekitar 25 meter belum terakses. Memang cukup jauh dari permukiman tapi ditakutkan ada insiden yang terjadi di musim hujan seperti sekarang," ucapnya. 

Baca juga: Antisipasi Musim Penghujan, BPBD DI Yogyakarta Pastikan 198 EWS Dalam Kondisi Siap

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Yogyakarta, Bayu Wijayanto menyatakan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya sebagai bentuk persiapan dalam mengahadapi musim penghujan kali ini. 

Selain menyiapkan berbagai peralatan dan infrastruktur penanganan bencana, BPBD disebut dia juga telah melakukan pengecekan terhadap early warning system (EWS) di tiga sungai untuk mengantasipasi luapan air ke lokasi pemukiman. 

"Kami juga koordinasi dengan BMKG setempat agar bisa melakukan tindakan-tindakan lanjutan dan menyiapkan persiapan lain," imbuhnya. 

"Dan terkait talut yang masih belum mendapat atensi. Kami akan maksimalkan pengawasan di daerah-daerah bantaran sungai. Karena di masa musim penghujan ini, kita asumsikan saja semua wilayah bantaran sungai rawan bencana, agar masyarakat awas dan senantiasa berhati-hati," imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved