Breaking News:

Bisnis

Pemkab Sleman Percepat Digitalisasi Transaksi Ekonomi

Pemkab Sleman memperluas akseptasi dan mempercepat digitalisasi transaksi ekonomi dan efisiensi pengelolaan fiskal daerah.

istimewa
Pemkab Sleman bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) DIY menggelar kegiatan yang bertajuk Sinergi Akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemda dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Jumat (9/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemkab Sleman bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) DIY menggelar kegiatan yang bertajuk Sinergi Akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemda dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Jumat (9/10/2020).

Acara yang berlangsung di The Alana Hotel, Jalan Palagan, Sleman tersebut bertujuan memperluas akseptasi dan mempercepat digitalisasi transaksi ekonomi dan efisiensi pengelolaan fiskal daerah.

Bupati Sleman, Sri Purnomo menyambut baik dengan adanya program ini.

Ia pun mengaku Pemkab Sleman telah berkomitmen untuk melaksanakan dan merealisasikan elektronifikasi transaksi Pemda.

Hal ini menurutnya dapat dibuktikan dengan Instruksi Bupati Sleman Nomor 02 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Transaksi Nontunai.

Bank BPD DIY Hadir di Virtual Expo Bulan Inklusi Keuangan 2020

Instruksi Bupati tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran mendagri Nomor 910/1867/SJ tentang Implementasi Transaksi Non Tunai Pada Pemerintah Daerah serta pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.

"Kecepatan perkembangan layanan digital ini harus direspon oleh Pemerintah daerah dalam berbagai bentuk kebijakan. Penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemda bagi Pemkab Sleman akan meningkatkan efisiensi dan transparansi, meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang lebih baik, mendorong government spending dan optimalisasi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sedangkan bagi masyarakat, penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemda memberi kemudahan dalam melakukan pembayaran pajak,"  ujarnya.

Dalam mencapai tujuan tersebut, Bupati Sleman menjelaskan Pemkab Sleman melakukan sejumlah upaya, antara lain dengan memperluas kanal pembayaran digital untuk penerimaan pendapatan pajak dan retribusi daerah Sleman melalui kolaborasi BPD DIY dengan Fintech Go-Pay.

Di samping itu, lanjutnya, Pemkab Sleman juga berupaya mendorong perluasan implementasi Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) untuk memperluas akseptasi dan menjamin interoperabilitas transaksi digital.

Bank BPD DIY Siap Bersinergi dengan Berbagai Pihak Berdayakan Segala Potensi di Masyarakat

"Saat ini QRIS telah dimanfaatkan di sejumlah sektor untuk mendorong UMKM go digital. Fleksibilitas dan terjangkaunya QRIS juga telah dioptimalkan untuk penerimaan pendapatan daerah maupun layanan kepada konsumen," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved