Kota Yogyakarta
Bantah Kabar Pencalonan Istrinya di Pilkada 2022, Haryadi : Saya Merestui Pak Wawali
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti tegas membantah kabar yang beredar terkait rencana istrinya, Tri Kirana Muslidatun terjun dalam Pemilihan Kepala
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti tegas membantah kabar yang beredar terkait rencana istrinya, Tri Kirana Muslidatun terjun dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2022.
Menurutnya, sang istri sama sekali tak memiliki keinginan untuk meneruskan jabatannya.
"Saya sampaikan ya, bahwa Bu Ana ini tidak pernah berpikir, atau terbesit untuk jadi kepala daerah. Biar cetha, mumpung Bu Ana juga hadir," ujarnya usai menghadiri peringatan HUT Kota Yogyakarta di Balikota setempat, Rabu (7/10/2020).
Haryadi tidak menampik, kabar tersebut banyak beredar di tengah masyarakat belakangan ini, sehingga menimbulkan beragam persepsi.
Bahkan, imbuhnya, meskipun nanti ada tawaran masuk, istrinya juga tetap tidak bersedia terjun dalam kontestasi lima tahunan tersebut.
• Wali Kota Yogyakarta Ajak Warga Kreatif Selama Pandemi Virus Corona
"Fokus ke keluarga saja. Meski dipaksa-paksa, tetap tidak ya. Ini saya sampaikan selaku penanggungjawab keluarga, atau suami. Ini harus ditegaskan sejak awal, agar tidak simpang siur di tengah masyarakat lah," ungkap Wali Kota.
"Sudah cukup saya lima tahun menjabat Wakil Wali Kota, kemudian dua periode Wali Kota. Setelah masa jabatan itu berakhir, saya kembali jadi masyarakat biasa," imbuhnya.
Dengan pernyataan sikap tersebut, Haryadi berharap agar tidak muncul lagi spekulasi di birokrasi, maupun kalangan masyarakat.
Apalagi, seandainya berbicara soal politik, ia mengaku lebih memberikan restu pada Wakil Wali Kota Yogtakarta, Heroe Poerwadi untuk jabatan Wali Kota Yogyakarta berikutnya.
• Wali Kota Yogyakarta Berpesan Agar Bangunan Selasar Malioboro Selaras dengan Arsitektur Stasiun Tugu
"Saya merestui Pak Wawali. Jangan muncul tragedi politik, wali kota sama wakilnya saling berhadapan, itu nggak baik. OPD biar tenang juga, cukup dampingi saya dan Pak Heroe sampai masa jabatan selesai," tandasnya.
Senada dengan Haryadi, Ana yang duduk tepat di samping sang suami pun membantah kabar yang beredar tersebut.
Menurutnya, ia sama sekali tidak memiliki wacana, atau angan untuk mengisi posisi Wali Kota Yogyakarta.
"Berita nggak bener itu, kasihan masyarakat terombang-ambing," ucapnya.
Sementara saat dikonfirmasi, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengaku masih fokus menyelesaikan masa jabatannya sebagai pendamping Haryadi Suyuti sampai Mei 2022 mendatang.
Sampai sejauh ini, dirinya belum ada bayangan mengenai kelanjutan karir politiknya.
"Biar masyarakat yang melakukan penilaian, saya serahkan pada masyarakat. Yang jelas, ketika kami bekerjasama, kami berkomitmen penuh untuk masyarakat. Ya, kerja iklas dan upayakan secera maksimal sampai masa jabatan selesai, laksanakan sebaik mungkin lah," tandasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wali-kota-yogyakarta-haryadi-suyuti-didampingi-istrinya-tri-kirana-muslidatun.jpg)