Kenali 13 Penyebab Benjolan di Punggung, Mulai Abses, Kutil Hingga Kanker

Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab benjolan di punggung muncul, mulai dari infeksi, reaksi alergi, gangguan kulit, termasuk kanker

Tayang:
Editor: Rina Eviana
Thinkstock
Ilustrasi 

-Limfatik

Sistem limfatik membantu membersihkan tubuh dari limbah dan racun. Ini termasuk jaringan jaringan dan struktur baik di tubuh maupun di bawah kulit, seperti kelenjar getah bening, yang berperan penting dalam melawan infeksi.

-Kulit

Mungkin terlihat jelas, tetapi kulit adalah organ penting bagi seluruh tubuh dan seringkali menjadi penyebab paling umum dari benjolan di kulit.

Ketiga lapisan kulit, yakni epidermis, dermis, dan lapisan subkutan dapat menyebabkan benjolan. Folikel rambut di dalam kulit juga bisa menyebabkan benjolan di punggung.

Lakukan 3 Cara Ini Jika Asam Lambung Kambuh dan Naik ke Kerongkongan

2. Penyebab neurologis

Sumsum tulang belakang memiliki banyak saraf yang dilindungi oleh selubung membran yang disebut dura, serta kolom tulang yang dikenal sebagai vertebra.

Benjolan atau massa dapat muncul dari salah satu struktur di dalam sistem ini, termasuk dura dan menghasilkan tonjolan yang mungkin dapat Anda rasakan dan lihat di punggung. Benjolan atau massa ini bisa jinak atau ganas dan memerlukan tindak lanjut dari dokter.

Intrameduler Istilah ini dapat diterjemahkan sebagai "di dalam membran" dan mengacu pada pertumbuhan dari sel-sel di dalam sumsum tulang belakang itu sendiri.

Ekstrameduler Istilah ini dapat diterjemahkan sebagai "di luar membran" dan mengacu pada pertumbuhan dari salah satu struktur di luar sumsum tulang belakang, termasuk saraf yang memanjang dari kanal, tulang, dan dura itu sendiri.

3. Penyebab kulit atau jaringan lunak

jerawat punggung
Ilustrasi

Benjolan di punggung mungkin juga berhubungan dengan kulit atau jaringan lunak. Seperti apa saja?

-Dermatologis

Ada banyak kondisi dermatologis yang bisa menyebabkan benjolan di punggung. Misalnya, melanoma adalah bentuk kanker kulit berbahaya yang dapat terjadi di bagian tubuh mana pun. Ini mungkin dimulai sebagai noda kecil atau titik pada kulit yang bisa tumbuh dan menjadi keras dan berubah warna dalam prosesnya.

-Jaringan lunak

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved