Sleman

Persiapan 100 Persen, Rusunawa Gemawang Bisa Dimanfaatkan

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Makwan mengatakan hari ini pihaknya sudah melakukan pengec

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Rusunawa Gemawang yang rencananya akan digunakan sebagai fasilitas kesehatan darurat COVID-19 bagi pasien positif asimtomatik Kabupaten Sleman, Jumat (25/09/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sudah siap 100 persen, Rusunawa Gemawang sudah bisa dimanfaatkan untuk karantina pasien positif asimtomatik.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Makwan mengatakan hari ini pihaknya sudah melakukan pengecekan berbagai fasilitas di Rusunawa Gemawang.

"Tadi listrik sudah dicek sudah bisa. Perlengkapan sudah siap juga. Sprei, lapisan untuk tempat tidur juga sudah, ember untuk mencuci sudah, alat mandi sudah siap juga,"katanya, Kamis (01/10/2020).

Rusunawa Gemawang merupakan fasilitas kesehatan darurat COVID-19 yang disiapkan jika Asrama Haji sudah mencapai 90 persen.

Namun saat ini jumlah pasien asimtomatik di Asrama Haji berangsur menurun.

Inilah Jumlah Pasien Covid-19 di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Sleman hingga Bantul

"Pasien kan keluar masuk, di Asrama Haji hanya 10 hari nanti keluar. Saat ini ada 57 pasien (di Asrama Haji). Kalau misal nanti masuk 50 kan berarti penuh, Rusunawa Gemawang bisa digunakan,"sambungnya.

Terpisah, Kepala UPT Sleman, Panut Suharto menerangkan sosialisasi pada warga sekitar rusunawa sudah dilakukan.

Sehingga warga pun sudah memahami dan tidak terjadi penolakan.

"Sosialisasi sudah dilakukan oleh kecamatan di rusunawa. Respon warga bagus, karena memang ini soluasi pemerintah untuk memberikan pelayanan pada pasien COVID-19," terangnya.

Tiga Ponpes di Sleman Terpapar COVID-19, Pemkab Sleman Perketat Rekomendasi

Pihaknya pun telah menyiapkan petugas keamanan untuk menjaga lingkungan rusunawa.

Selain keamanan, pihaknya juga sudah menyiapkan tenaga kebersihan.

Ia juga memastikan lokasi rusunawa tidak dekat dengan permukiman warga.

Permukiman warga paling dekat adalah Pogung.

Selain itu, komplek rusunawa juga dikelilingi oleh tembok yang tinggi. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved