Mengenal Perbedaan Kolesterol 'Baik' dan Kolesterol 'Jahat' dalam Darah
Kolesterol dibawa melalui darah Anda, melekat pada protein. Kombinasi protein dan kolesterol ini disebut lipoprotein.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Kolesterol dibawa melalui darah Anda, melekat pada protein. Kombinasi protein dan kolesterol ini disebut lipoprotein.
Ada berbagai jenis kolesterol, berdasarkan apa yang dibawa oleh lipoprotein. Meliputi ;
1. Lipoprotein densitas rendah (LDL)
LDL, atau kolesterol "jahat", mengangkut partikel kolesterol ke seluruh tubuh Anda.
Kolesterol LDL bisa menumpuk di dinding arteri Anda, membuatnya menjadi keras dan sempit.
2. Lipoprotein densitas tinggi (HDL)
HDL, atau kolesterol "baik", mengambil kelebihan kolesterol dan membawanya kembali ke hati Anda.
Penyebab kadar kolesterol tinggi dalam darah juga dipicu oleh profil lipid juga biasanya mengukur trigliserida, sejenis lemak dalam darah.
Memiliki kadar trigliserida yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Sementara itu, faktor-faktor yang dapat Anda kendalikan, meliputi
- Tubuh kurang aktif.
- Obesitas
- Pola makan yang tidak sehat
Ketiganya dapat berkontribusi pada kolesterol tinggi dan kolesterol HDL rendah.
Faktor-faktor yang berada di luar kendali Anda mungkin juga berperan. Misalnya, susunan genetik Anda mungkin mencegah sel mengeluarkan kolesterol LDL dari darah Anda secara efisien atau menyebabkan hati Anda memproduksi terlalu banyak kolesterol.
Komplikasi Kolesterol
Kadar kolesterol tinggi dalam darah bisa memicu berbagai macam penyakit yang mengancam jiwa. Antara lain stroke, serangan jantung dan nyeri dada.
Jika tak dikelola dengan baik, maka bukan tidak mungkin komplikasi kadar kolesterol tinggi dalam darah bisa menyebabkan kematian mendadak seperti serangan jantung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kolesterol_20170715_154409.jpg)