Breaking News:

Mengenal Perbedaan Kolesterol 'Baik' dan Kolesterol 'Jahat' dalam Darah

Kolesterol dibawa melalui darah Anda, melekat pada protein. Kombinasi protein dan kolesterol ini disebut lipoprotein.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
familiana
ilustrasi 

- Tubuh kurang aktif.
- Obesitas
- Pola makan yang tidak sehat

Ketiganya dapat berkontribusi pada kolesterol tinggi dan kolesterol HDL rendah. 

Faktor-faktor yang berada di luar kendali Anda mungkin juga berperan. Misalnya, susunan genetik Anda mungkin mencegah sel mengeluarkan kolesterol LDL dari darah Anda secara efisien atau menyebabkan hati Anda memproduksi terlalu banyak kolesterol.

Komplikasi Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi dalam darah bisa memicu berbagai macam penyakit yang mengancam jiwa. Antara lain stroke, serangan jantung dan nyeri dada.

Jika tak dikelola dengan baik, maka bukan tidak mungkin komplikasi kadar kolesterol tinggi dalam darah bisa menyebabkan kematian mendadak seperti serangan jantung.

Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan kolesterol yang berbahaya dan endapan lain di dinding arteri Anda (aterosklerosis). Timbunan (plak) ini dapat mengurangi aliran darah melalui arteri Anda, yang dapat menyebabkan komplikasi, seperti:

1. Nyeri dada

Jika arteri yang memasok darah ke jantung Anda (arteri koroner) terpengaruh, Anda mungkin mengalami nyeri dada (angina) dan gejala penyakit arteri koroner lainnya.

2. Serangan jantung

Jika plak robek atau pecah, bekuan darah dapat terbentuk di tempat pecahnya plak - menghalangi aliran darah atau pecah dan menyumbat arteri di bagian hilir. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved