Pendidikan

Mulai Praktikum Tatap Muka 23 September, SMKN 2 Yogyakarta Siapkan Fasilitas Pencegahan Covid-19

Sebesar 84,7 persen orang tua setuju dilakukan pembelajaran tatap muka praktik secara tatap muka dan terbatas.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna Subagio
SMKN 2 Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah enam bulan melaksanakan seluruh kegiatan belajar mengajar (KBM) secara jarak jauh, SMKN 2 Yogyakarta akan memulai pembelajaran tatap muka praktik terbatas pada Rabu (23/9/2020).

Hal itu dilakukan menyusul kebijakan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY bahwa mulai September ini, SMK di DIY telah diperbolehkan menjalankan pembelajaran praktik secara tatap muka dan terbatas. 

Kepala SMKN 2 Yogyakarta, Dodot Yuliantoro mengatakan dalam hal ini pihaknya sudah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana serta metode pencegahan penularan Covid-19.

Dodot menerangkan, KBM praktik tatap muka terbatas akan dilakukan dengan jadwal hanya 1/3 kapasitas sarana yang ada, sehingga jadwal sudah dimodifikasi sedemikian rupa.

Disetujui 84 Persen Orang Tua, SMKN 2 Yogyakarta Akan Mulai Pembelajaran Tatap Muka Praktik Terbatas

Siswa yang akan masuk ke sekolah dibagi 2 sif, yakni pagi dan sore dengan durasi KBM masing-masing hanya 3 jam.

Diadakan pula jeda waktu antar sif untuk menghindari kerumunan orang dan praktik hanya terdiri atas dua orang setiap kelompok.

Selain itu, proses masuk dan keluar sekolah dan ruang praktik pun diatur dengan ketat.

Hal itu menurutnya dilakukan dengan cara seluruh area sekolah merupakan area wajib bermasker, mengatur alur masuk menjadi 3 pintu, membuat titik drop pengantar, pengecekan suhu, dan tempat cuci tangan.

"Piket Tim Budaya dan Tim Gugus Pencegahan Covid-19 setiap hari melakukan penyemprotan desinfektan dan piket keliling operasi pemakaian masker serta menghindari kerumunan selama pembelajaran di sekolah," ujar Dodot saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2020).

Perlu diketahui, lanjutnya, SMKN 2 Yogyakarta merupakan sekolah penyangga bencana yang memiliki Tim SAR Unit SMKN 2 Yogyakarta.

Selama masa pandemi, Tim SAR Unit SMKN  2 Yogyakarta difungsikan sebagai tim Gugus Kendali pencegahan Covid-19 di SMKN 2 Yogyakarta sejak awal Juli 2020. 

Tugas yang dilakukan antara  lain saat PPDB, peminjaman buku di sekolah, jadwal rutin penyemprotan disinfektan di lingkungan sekolah, serta pada saat KBM tatap muka praktik terbatas kelak membantu penyemprotan desinfektan harian dan operasi masker secara bergiliran yang telah dijadwalkan.

Perpustakaan Milenial Ala SMKN 2 Yogyakarta

"Semoga KBM tatap muka praktik terbatas di SMKN 2 Yogyakarta ke depan dapat berjalan dengan lancar, sehingga para siswa mendapatkan suasana baru dalam belajar mengurangi kebosanan selama ini yang PJJ (pembelajaran jarak jauh), serta tujuan utama pembelajaran praktik dapat dilaksanakan dan tercapai tujuannya," tandasnya.

Yang paling utama, lanjut Dodot, keluarga besar SMKN 2 Yogyakarta selalu diberikan kesehatan dan tidak ada klaster baru Covid-19 dari sekolah karena sudah diantisipasi dengan matang sejak awal.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved