Sleman

Perluas Pasar Tujuan Ekspor, Sleman Jajaki Afrika Timur

Pemerintah Kabupaten Sleman bakal memperluas pasar tujuan ekspor, satu di antaranya Afrika Timur.

Tayang:
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman bakal memperluas pasar tujuan ekspor.

Satu di antara negara yang dijajaki sebagai pasar tujuan ekspor adalah Afrika Timur. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Mae Rusmi mengatakan ada beberapa pasar tujuan ekspor, seperti Amerika, Korea Selatan, Spanyol, Inggris dan lain-lain.

Dari beberapa negara tujuan ekspor, Jepang adalah negara terbesar dengan persentase sekitar 45,5 persen.

"Urusan perdagangan adalah meningkatkan ekspor dan memperluas pasar tujuan ekspor. Saat ini harapannya bisa tembus ke Afrika Timur,tentu bekerjasama dengan berbagai stakeholder," katanya, 

Pemkab Sleman Maksimalkan Asrama Haji untuk Isolasi Orang Tanpa Gejala, Sudah Rawat 92 Orang

Ia menerangkan Kabupaten Sleman memiliki berbagai komoditas ekspor unggulan.

Beberapa di antaranya adalah sintetis, kerajinan kulit, mebel, alat kesehatan, dan berbagai kerajinan lain.

Komoditas ekspor terbesar adalah pakaian jadi tekstil, sarung tangan tekstil, dan sarung tangan kulit.

Pada tengah pandemi COVID-19, ekspor alat kesehatan cukup tinggi, termasuk Alat Pelindung Diri (APD). 

Untuk menjajaki tujuan ekspor Afrika Timur, pihaknya menawarkan berbagai kerajinan di Sleman.

Beberapa diantaranya adalah tenun buatan Sleman dibuat tanpa mesin, selain itu ada kerajinan kulit ikan pari, kerajinan kayu kelapa, dan lain-lain.

"Afrika Timur juga memiliki kerajinan-kerajinan, tetapi barangkali dari Sleman ada yang unik sehingga bisa masuk. Ada alat kesehatan yang sudah diekspor ke Somalia, semoga juga bisa lebih banyak lagi di ekspor ke Afrika Timur,"terangnya. 

Pemkab Sleman Targetkan 2020 Tangani 1.448 RTLH

Ia melanjutkan permasalah ekspor yang hadapi saat pandemi adalah beberapa negara memilih untuk lockdown.

Namun demikian, hal itu justru menjadi peluang untuk melebarkan ekspor ke Afrika Timur. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved