Breaking News:

Gunungkidul

Naikkan Retribusi Pasar, Disperindag Gunungkidul Akui Dilematis

kenaikan retribusi ini sebagai bentuk realisasi dari Perda yang disepakati pada 2019 lalu.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Suasana dan aktivitas warga di Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul. Per 1 September ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul menaikkan tarif retribusi pasar lewat Perda Nomor 4/2020. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul melakukan perubahan tarif retribusi pasar.

Perubahan tarif tersebut didasari Peraturan Daerah (Perda) yang disepakati pada 2019 lalu.

Sekretaris Disperindag Gunungkidul Virgilio Soriano menyampaikan kenaikan retribusi ini sebagai bentuk realisasi dari Perda tersebut.

"Realisasi perubahan tarif retribusi pasar baru bisa kami lakukan di 2020 ini, persisnya mulai 2 September," jelas Virgilio dihubungi pada Selasa (15/09/2020).

Adapun besaran tarif retribusi pasar kali ini mengalami kenaikan 2 kali lipat dari sebelumnya.

Sebagai contoh, untuk kios dari Rp250,00 menjadi Rp500,00 per meter persegi.

Diskominfo Gunungkidul Sediakan Jaringan Telekomunikasi di 12 Destinasi Wisata

Sedangkan untuk los menjadi Rp400,00 dari yang sebelumnya Rp200,00 per meter persegi.

Retribusi di pasar hewan pun turut berubah, menyesuaikan dengan jenis hewan yang diperjualbelikan.

Seperti hewan besar menjadi Rp4.000,00 per ekor/per hari, hewan kecil Rp700,00 per ekor/per hari, dan unggas Rp200,00 per ekor/per hari.

Aturan retribusi pasar ini persisnya tercantum dalam Perda Nomor 4/2020.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved