Sakit Hati Dituduh Mencuri Uang, Keponakan di Sidoarjo Tega Bunuh Pamannya Sendiri
Sakit Hati Dituduh Mencuri Uang, Keponakan di Sidoarjo Tega Bunuh Pamannya Sendiri
TRIBUNJOGJA.COM, SIDOARJO - Hanya berselang beberapa jam setelah penemuan mayat pensiunan polisi benama Jasah, warga Kelurahan Juwet Kenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo, anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil menangkap pelakunya.
Pelaku pembunuhan diketahui bernama Happy Prima (23) yang tak lain merupakan keponakan korban sendiri.
Pelaku berhasil ditangkap di sebuah warung kopi di Kelurahan Juwet Kenongo.
"Pelaku masih menjalani pemeriksaan penyidik," kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, Senin (14/9/2020).
Pelaku merupakan warga Kelurahan Mindi, Kecamatan Porong, Sidoarjo, yang selama ini tinggal di tempat kos di Dusun Bringin, Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Sidoarjo.
Kepada polisi, Happy mengaku tega menghabisi nyawa pamannya karena sakit hati.
Dia marah dan tidak terima karena dituduh telah mencuri uang.
Dia menghabisi nyawa korban dengan cara memukulkan kayu ke leher sebelah kiri korban.
Beberapa kali pukulan itu mengakibatkan sejumlah luka hingga korban meninggal dunia.
Pengakuan ini cocok dengan beberapa luka yang ditemukan petugas di tubuh korban.
• Video Viral Pesepeda Masuk Tol Jagorawi, Polisi Sudah Kantongi Ciri-ciri Gowesernya
• Tiga Komplotan Curas Umbulharjo Masih Buron, Diantaranya Kakak Beradik
Usai menghabisi nyawa pamannya, pelaku ternyata tidak kabur ke lokasi yang jauh.
Senin dinihari, beberapa jam setelah korban ditemukan, pelaku berhasil ditangkap di sebuah warung kopi di Kelurahan Juwet Kenongo.
"Sekitar pukul 02.00 WIB pelaku ditangkap.
Dia langsung dibawa ke Polresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan," lanjut kasat reskrim.
Peristiwa itu sendiri pertama diketahui pada Minggu (13/8/2020) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sakit-hati-dituduh-mencuri-uang-keponakan-di-sidoarjo-tega-bunuh-pamannya-sendiri.jpg)