Breaking News:

Kota Yogyakarta

Pembangunan Pedestrian Jalan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta Tak Ganggu Lalu Lintas

Selama pembangunan pedestrian tersebut, kontraktor menjamin tidak akan terjadi kemacetan di sepanjang jalan KH Ahmad Dahlan.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Koordinator K3 dan Logistik PT. Beton Budi Mulya Rahmali tegaskan proyek pembangunan pedesterian tak ganggu lalu lintas, Senin (14/9/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pembangunan pedestrian di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta mulai dikerjakan.

Rencananya panjang pedesterian yang akan dirombak tersebut mencapai 830 meter. 

Yakni dimulai dari Timur tepatnya di seberang Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta membentang ke arah Barat.

Koordinator K3 dan Logistik PT Beton Budi Mulya Rahmali mengatakan pengerjaan dimulai dari sisi Timur ke arah Barat.

Pembangunan Pedestrian Jalan KH Ahmad Dahlan Dimulai, Toko Sepatu di Sekitar Proyek Tetap Buka

Ia menegaskan, selama pembangunan pedestrian tersebut pihaknya menjamin tidak akan terjadi kemacetan di sepanjang jalan KH Ahmad Dahlan.

"Saya di bagian K3 menekankan terkait aspek keselamatan. Pemasangan rambu sudah kami lakukan, artinya tidak ada kemacetan selama pembangunan nanti," katanya saat ditemui Tribunjogja.com, Senin (14/9/2020).

Selain mempertimbanhkan aspek sekitar, pihaknya juga menekankan kepada pekerja untuk selalu mengutamakan keselamatan.

Para pekerja, lanjut dia, telah dibekali sarung tangan, helm, rompi dan masker untuk keamanan.

Sisa Tiga Bulan, Pemda DIY Desak Pemkot Yogyakarta Selesaikan Penataan Ulang Pedestrian

Rahmali mengatakan, tahapan kali ini masih berupa penggalian pedestrian yang lama, dan peletakan block culvert untuk tempat penanaman kabel.

"Setelah itu tahapan selanjutnya berupa pengurukan dan pemasangan tegel. Ya targetnya selesai Desember tahun ini," terang dia.

Pengerjaan itu sendiri, lanjut dia dilakukan secara bertahap. Bulan ini pengerjaan dimulai sepanjang 500 meter.

"Setelah itu nyambung pada pengerjaan selanjutnya. Karena harus melakukan pemindahan beberapa pedagang juga. Total panjangnya mencapai 830 meter," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved