Breaking News:

Kulon Progo

Gugus Tugas Covid-19 Kulon Progo Akan Sediakan Shelter untuk Isolasi di Tingkat Kapanewon

Penambahan kasus positif Covid-19 yang semakin meningkat di Kulon Progo menjadikan dua rumah sakit rujukan dan tempat isolasi bagi penderita Covid-19

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Penambahan kasus positif Covid-19 yang semakin meningkat di Kulon Progo menjadikan dua rumah sakit rujukan dan tempat isolasi bagi penderita Covid-19 hampir penuh.

Yaitu RSUD Wates yang memiliki kapasitas 16 kamar terisi penuh untuk merawat pasien positif Covid-19 dan suspek.

Serta RSUD Nyi Ageng Serang yang memiliki kapasitas 4 kamar telah terisi penuh untuk merawat pasien konfirmasi.

Sedangkan tempat isolasi bagi penderita positif tanpa gejala (PTG) di Rumah Singgah Teratai (RST) juga hampir penuh.

Saat ini kapasitas kamar di RST hanya tersisa 4 kamar yang kosong dari 16 kamar yang berada di lantai 1.

Update Covid-19 di Kulon Progo, 13 September 2020 : Tambahan 1 Positif Covid-19

"Kami dalam proses untuk menggunakan lantai 2 di RST agar bisa memberikan layanan sebagai tempat isolasi bagi masyarakat yang positif Covid-19," terang Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati Jumat (11/9/2020).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Fajar Gegana mengatakan pihaknya akan menginstruksikan ke pemerintah di tingkat kapanewon untuk menyediakan shelter bagi penderita Covid-19.

"Kami baru berkoordinasi dengan pemerintah di tingkat kapanewon untuk menyediakan shelter mengingat penuhnya kapasitas kamar yang berada di dua RS rujukan di Kulon Progo dan tempat isolasi di RST," ucapnya Senin (14/9/2020).

Menurut Fajar, penyediaan shelter sebagai tempat isolasi bagi penderita Covid-19 sangat mendukung bagi pasien positif Covid-19 setelah selesai menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebab berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan revisi ke-5 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19, pasien positif Covid-19 yang telah menjalani perawatan di rumah sakit selama 10 hari diperbolehkan untuk pulang dan menjalani isolasi secara mandiri.

432 Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Kulon Progo

Namun, untuk bisa melakukan isolasi mandiri di rumah harus memiliki fasilitas kamar mandi dan kamar tidur yang terpisah dengan anggota keluarga yang lainnya.

Sedangkan untuk fasilitas tersebut belum cukup memadahi di Kabupaten Kulon Progo.

"Kami melihat di Kulon Progo kebanyakan masih jadi satu dengan keluarga yang lainnya. Jadi disarankan untuk isolasi mandiri di shelter yang akan disediakan oleh masing-masing kapanewon," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved