Breaking News:

Jawa

BNNP Jateng Telah Periksa Bapaslon Pilkada di Jateng

BNNP Jawa Tengah telah melaksanakan pemeriksaan narkoba untuk Bakal Calon Kepala Daerah di kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Pilkada

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Benny Gunawan, saat diwawancarai seusai peresmian Pusat Informasi Edukasi (PIE) di Kantor BNNK Magelang, Jumat (11/9/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah telah melaksanakan pemeriksaan narkoba untuk Bakal Calon Kepala Daerah di kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Pilkada Tahun 2020 ini.

Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Benny Gunawan, mengatakan, BNN menjadi institusi yang dipercaya memeriksa tes urin narkoba. Bakal calon dari daerah yang melaksanakan Pilkada di Jateng sudah dites urin di tiga rumah sakit.

Tiga rumah sakit yakni RSUD Dr. Moewardi di Solo, RSUP dr Soeradji Tirtonegoro di Klaten, dan RSUP Dr. Kariadi di Semarang.

"Ada 21 tempat pilkada di Jateng dan kami sudah melaksanakan tes urin di tiga RS. Di Karyadi Semarang, Moewardi Solo, dan di Klaten. Hasilnya belum. Nanti hasilnya, saya kirim ke tim kesehatan," kata Benny, saat diwawancarai seusai peresmian Pusat Informasi Edukasi (PIE) di Kantor BNNK Magelang, Jumat (11/9/2020).

BREAKING NEWS : Pandemi, Kasus Narkoba di Jawa Tengah Justru Meningkat Signifikan

Benny mengatakan, masih ada gelombang kedua yang belum dilaksanakan.

Gelombang kedua untuk pasangan calon yang belum ada lawannya.

Seperti di Kota Semarang, Grobogan dan Wonosobo.

Ada juga Boyolali, Kebumen dan Sragen.

"Masih ada gelombang kedua yang belum dilaksanakan. Karena belum ada lawannya. Sudah semua, tinggal 3,4,5 calon yang belum. Karena tak ada lawan tadi. Yang lainnya sudah. Yang belum ada lawannya belum, belum diperiksa. Nanti gelombang kedua, menanti pendaftaran yang lain," tuturnya.

Seperti diketahui ada 21 kabupaten atau kota yang menyelenggarakan Pilkada 2020.

Sementara itu kabupaten atau kota dengan satu bakal pasangan calon terdapat enam kabupaten/kota yakni Boyolali, Grobogan, Kebumen, Kota Semarang, Sragen dan Wonosobo.

Dari 21 kabupaten atau kota itu ada sebanyak 41 bapaslon yang telah mendaftar.

Jika dikurangi dengan enam kabupaten atau kota dengan satu bapaslon, maka sudah ada 35 bapaslon yang sudah dites urin.

Hasil pemeriksaan ini akan dilaporkan oleh BNNP Jateng ke KPU nanti.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved