Ciri-ciri Sperma yang Sehat dan Berbagai Masalah Kesuburan Pria

pola gaya hidup sebenarnya meminkan peranan penting dalam menentukan kualitas sperma seorang pria.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
www.menshealth.com
Ilustrasi Sperma 

Minum alkohol dalam jumlah banyak dapat menyebabkan penurunan produksi testosteron, impotensi, dan penurunan produksi sperma. Jika Anda minum alkohol, lakukan dalam jumlah sedang.

3. Hindari pelumas saat berhubungan seks

Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan tentang efek pelumas pada kesuburan, pertimbangkan untuk menghindari pelumas selama hubungan seksual. Jika perlu, pertimbangkan untuk menggunakan baby oil, minyak canola, putih telur, atau pelumas ramah kesuburan, seperti Pre-Seed.

Lainnya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tentang obat-obatan. Penghambat saluran kalsium, antidepresan trisiklik, anti-androgen, dan obat-obatan lain dapat menyebabkan masalah kesuburan. Steroid anabolik dapat memiliki efek yang sama.

4. Waspadai racun

Paparan pestisida, timbal, dan racun lainnya dapat memengaruhi kuantitas dan kualitas sperma. Jika Anda harus menangani racun, lakukan dengan aman. Misalnya, kenakan pakaian dan peralatan pelindung, dan hindari kontak kulit dengan bahan kimia.

5. Waspadai paparan panas

Peningkatan suhu skrotum dapat menghambat produksi sperma. Meski manfaatnya belum sepenuhnya terbukti, mengenakan pakaian dalam yang longgar, mengurangi duduk, menghindari sauna dan bak air panas, serta membatasi paparan skrotum pada benda-benda hangat, seperti laptop, dapat meningkatkan kualitas sperma.

6. Kemoterapi dan terapi radiasi

Kemoterapi dan terapi radiasi untuk kanker dapat mengganggu produksi sperma dan menyebabkan kemandulan yang mungkin bersifat permanen.

Tanyakan kepada dokter Anda tentang kemungkinan mengambil dan menyimpan sperma sebelum perawatan.

Penerapan pola gaya hidup sehat, dapat meningkatkan kesuburan Anda - dan menghindari hal-hal yang dapat merusaknya - dapat meningkatkan peluang Anda untuk hamil.

Namun, jika Anda dan pasangan belum hamil setelah setahun melakukan hubungan seks tanpa kondom, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter. (*/Mayo Clinic)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved