Bisnis
Di Tengah Pandemi, XL Axiata Berhasil Jaga Pertumbuhan Kinerja
XL Axiata berhasil mempertahankan pertumbuhan di tengah meningkatnya kompetisi antar operator dan masih merebaknya pandemi Covid-19.
Hasilnya terbukti efektif dan turut meningkatkan jumlah sambungan yang saat ini sudah mencapai 65 ribu pelanggan.
Hingga saat ini XL Home sudah melayani pelanggan di sejumlah kota besar, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Denpasar, Yogyakarta, dan Bandung.
XL Home telah membangun jaringan fiber optik yang bisa menjangkau sekitar 350 ribu homepass.
Layanan masa depan selanjutnya yang telah disiapkan adalah Live.On.
Layanan ini memungkinkan setiap pengguna mendapatkan kendali penuh atas layanan data paket data yang besar dengan satu kuota untuk menentukan semua aplikasi yang dibutuhkan, jaringan, dan masa waktu penggunan.
Pengguna juga akan mendapatkan kecepatan akses yang maksimal, akumulasi sisa data hingga 1.000 GB. Layanan ini sepenuhnya digital.
XL Axiata berharap layanan ini akan menjawab ekspektasi pelanggan di masa depan yang memiliki karakter sangat dinamis.
• XL Axiata Bantu Semprot Disinfektan Perumahan di Yogyakarta
Siap masuki tatanan baru
Manajemen XL Axiata sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi pandemi tersebut untuk memastikan keberlangsungan layanan telekomunikasi bagi masyarakat di masa darurat saat ini.
Sejak kebijakan bekerja dari rumah diterapkan pada 17 Maret 2020, Perusahaan juga sudah menjalankan Business Continuity Plan untuk memastikan transisi pelayanan pelanggan bisa dilaksanakan dengan lancar.
Untuk keperluan pembangunan jaringan, semua tetap berjalan sesuai dengan rencana, tidak ada penundaan yang berarti, dengan pengiriman peralatan dan material jaringan dikirimkan tepat waktu.
Sejak awal berjangkitnya Covid-19 di Indonesia, XL Axiata juga telah melaksanakan program yang bersifat sosial.
Antara lain berupa peluncurkan program gratis akses data 2GB/hari untuk membantu masyarakat lebih ringan mengakses aplikasi-aplikasi penunjang kerja dan belajar dari rumah.
Program donasi kemanusiaan baik tunai maupun non-tunai untuk terkait dengan keperluan menghadapi pandemi juga telah dilaksanakan secara massif di berbagai daerah, termasuk melalui instansi pemerintah terkait.
Total nilai bantuan yang telah diberikan baik tunai maupun non-tunai adalah lebih dari Rp 100 miliar untuk semua program pencegahan Covid-19, termasuk memberikan gratis akses data. (TRIBUNJOGJA.COM)