Bantul
Melihat dari Dekat Dugaan Sisa Candi yang Ditemukan di Srimulyo, Piyungan
Dukuh Cikal Kring Bintaran Kulon, Setya Handoko mengungkapkan, di seputar wilayah Padukuhan Bintaran memang selama ini sering ditemukan benda-benda ya
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
Letak persisnya, dari jalan Bintaran masuk kedalam area persawahan sekitar 50 meter.
Di seputar lokasi merupakan area persawahan, tetapi sebagian tanahnya sudah tergali untuk bahan batu bata.
Pantauan di lokasi, struktur permukaan bebatuan yang ditemukan memiliki panjang 190 centimeter.
• Candi Plaosan di Klaten Masih Ditutup Namun Pengunjung Tetap Berdatangan
Sebagian batu lainnya hanya bongkahan- bongkahan dengan panjang dan lebar 50 x 30 centimeter.
Bongkahan tersebut dibiarkan begitu saja di pinggir struktur utama.
Dukuh Cikal Kring Bintaran Kulon, Setya Handoko mengungkapkan, di seputar wilayah Padukuhan Bintaran memang selama ini sering ditemukan benda-benda yang diduga peninggalan purbakala.
Satu diantaranya adalah situs Payak. Jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi penemuan bongkahan bebatuan tersebut.
Bahkan, kata dia, selain situs Payak, sumur tua dan fragmen bebatuan, di lokasi tersebut ditemukan arca yang menunjukkan sosok sedang bersila.
Tetapi pada bagian kepala sudah lepas atau hilang.
Tidak diketahui keberadaannya.
"Arcanya sekarang masih ada. Bahkan jadi nama jalan. Namanya Reco Buntung," kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sisa-candi-peninggalan-purbakala-di-bintaran-kulon.jpg)