Jawa
Candi Plaosan di Klaten Masih Ditutup Namun Pengunjung Tetap Berdatangan
Penutupan candi ini sudah dilakukan sejak lima bulan yang lalu atau tepatnya 16 Maret 2020 akibat dari merebaknya pandemi Covid-19 di Kabupaten Bersin
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Candi Plaosan yang berada di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten masih ditutup hingga, Minggu (16/8/2020).
Penutupan candi ini sudah dilakukan sejak lima bulan yang lalu atau tepatnya 16 Maret 2020 akibat dari merebaknya pandemi Covid-19 di Kabupaten Bersinar.
Pantauan Tribunjogja.com di komplek Candi Plaosan Lor, meski komplek candi masih ditutup namun sejumlah wisatawan tetap berdatangan untuk mengunjungi situs bersejarah itu.
• Update Covid-19 di Klaten 14 Agustus 2020, Tambahan 12 Kasus Positif Baru
Mereka datang dengan membawa keluarga dan ada juga yang datang dengan pasangannya.
Sejumlah pengunjung terpantau hanya sekadar berselfie dari luar komplek candi.
Seorang pengunjung, Siswandi (33) mengatakan hanya ingin melihat-lihat suasana terbaru dari komplek candi Plaosan itu.
Sebab, dirinya sudah mengetahui jika candi itu masih ditutup untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.
• Di Klaten, Robot Laksanakan Upacara Bendera Peringati HUT Ke-75 RI
"Saya sama istri dan anak kesini. Mau liat-liat kondisi terbaru saja. Kalau soal tutup sudah tahu, kan sudah diumumkan waktu maret lalu," ujar pria yang mengaku dari Bayat ini.
Meski begitu, ia berharap candi Plaosan segera dibuka kembali sehingga dirinya dan wisatawan lainnya bisa masuk ke dalam komplek candi tersebut.
"Kalau harapan ya, semoga candi ini bisa dibuka kembali ya. Kalau soal corona, kan bisa dibatasi jumlah pengunjung yang masuk," imbuhnya.(TRIBUNJOGJA.COM)