Kenapa Kalender Hijriah Diawali Bulan Muharram? Begini Sejarahnya
Kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya sehingga dalam setahun jumlah harinya lebih sedikit 11 hari dari pada Masehi yang mengac
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Ari Nugroho
Hal ini pun dijelaskan pada Ibn Hajar al-Asqalani, mengutip penjelasan as-Suhaili, bahwa dasar penetapan sahabat itu merujuk pada firman Allah:
لمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلىَ التَّقْوَى مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَنْ تَقُوْمَ فِيْهِ [التوبة: 108]
Artinya: “Sungguh, masjid yang dibangun berdasarkan ketakwaan sejak hari pertama itu lebih pantas dijadikan tempat Engkau melaksanakan shalat di sana.” [Q.s. at-Taubah: 108]
Para sahabat memahami, bahwa yang dimaksud “hari pertama” di dalam ayat ini bukan hari pertama secara mutlak.
Tetapi, hari pertama yang sudah definitif, yaitu hari ketika Nabi tiba di Quba’, hari dimana Islam mendapatkan kemuliaan.
• Hukum Gabungkan Puasa Asyura Bulan Muharram dengan Mengqadha Puasa Ramadhan
Di mana Rasullulah salla-Llahu ‘alaihi wa sallama juga bisa menunaikan ibadah kepada Rabb-nya dengan aman dan tenang. Karena itu, hari yang dijadikan patokan penanggalan adalah “hari pertama kemenangan”.
Sementara itu, sistem penanggalan Islam ditetapkan pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab, pada tahun ke-16 Hijriah yaitu16 tahun setelah peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad.
Sebelum ada kalender Hijriah, umat Islam terkadang menggunakan Tahun Gajah atau peristiwa-peristiwa besar lainnya dalam sejarah peperangan orang Arab sebagai patokan penanggalan.
Penetapan kalender Hijriah oleh Umar bin Khattab bukan tanpa perbandingan dengan sistem penanggalan yang sudah ada.
Umar pernah membandingkan sistem penanggalan Hijriah dengan kalender Persia dan Romawi.
Hasilnya, kalender Hijriah lebih cemerlang dari pada kalender Persia dan Romawi karena kalender Islam telah menerjemahkan peristiwa besar dalam sejarah dunia, yaitu hijrahnya Nabi Muhammad ke Kota Madinah.
Ada misi khusus dibalik Umar bin Khattab membuat kalender baru tersebut, yakni persatuan Arab di bawah naungan Islam. Demikian disebutkan Muhammad Husain Haekal dalam bukunya Umar bin Khattab (2015).
Misi Umar tersebut semakin kokoh manakala pasukan umat Islam berhasil membebaskan beberapa wilayah di luar semenanjung Arab, menaklukkan beberapa daerah seperti Kisra, Kaisar, Madain, dan Yerusalem hingga mendirikan Masjidil Aqsa di samping Gereja Anastasis.
• KAPAN Puasa Tasua dan Puasa Asyura Dilakukan Pada 2020 Ini? Berikut Keistimewaan Muharram
Riwayat lain menyebutkan bahwa suatu ketika Umar bin Khattab menerima beberapa surat, termasuk sepucuk surat dari Abu Musa al-Asy’ari.
Ternyata, surat-surat tersebut tidak memiliki keterangan tanggal dan hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/selamat-tahun-baru-islam-1441-h-jadwal-dan-tanggal-puasa-muharram-2019-puasa-tasua-dan-asyura.jpg)