Kenapa Kalender Hijriah Diawali Bulan Muharram? Begini Sejarahnya
Kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya sehingga dalam setahun jumlah harinya lebih sedikit 11 hari dari pada Masehi yang mengac
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kalender Hijriyah dikenal sebagai sistem penanggalan Islam.
Dia memiliki 12 bulan dan sekitar 354-355 hari dalam satu tahun.
Kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya sehingga dalam setahun jumlah harinya lebih sedikit 11 hari dari pada Masehi yang mengacu pada peredaran matahari (sekitar 365-366 hari).
Menurut Wakil Sekretaris PWNU DIY, Ustaz Muhajir, dijadikannya bulan Muharram sebagai bulan pertama dalam penanggalan Islam karena termasuk bulan Syarullah (bulan Allah).
"Karena pada masa itu banyak sejarah Islam yang terjadi dan di haram kan melakukan peperangan," jelasnya kepada TRIBUNJOGJA.COM.
Sedangkan, secara sejarah dikutip dari nu.or.id pernah dijelaskan bahwa yang menetapkan penanggalan Hijriah ialah Amirul Mukminin Umar bin Khattab.
Dia menjadikan hijrah Nabi Muhammad ke Kota Madinah sebagai permulaan dari kalender Islam tersebut.
Umar bin Khattab menilai, hijrah Nabi Muhammad adalah peristiwa besar dalam sejarah Islam.
Karena, pada saat hijrah lah dakwah Islam menjadi semakin kuat dan gemilang tentunya dengan pertolongan Allah.
Lantas kenapa bulan pertama Hijriah bukan Rabiul Awal melainkan Muharram? Berikut sejarahnya.
• Hukum Puasa Asyura Tanpa Melaksanakan Puasa Tasua di Bulan Muharram
Merujuk buku Membaca Sirah Nabi Muhammad Saw dalam Sorotan Al-Qur’an dan Hadis-hadis Shahih (M Quraish Shihab, 2018) dijelaskan, beberapa ahli menilai bahwa permulaan hijrah justru terjadi pada bulan Muharram.
Hal ini didasarkan pada Baiat Aqabah kedua yang terjadi pada bulan Dzulhijah.
Ketika baiat tersebut, hijrahnya Nabi Muhammad ke Madinah telah disepakati. Bahkan, sebagian sahabat telah berangkat ke Madinah mendahului Nabi Muhammad.
Oleh karena itu hijrah dihitung setelah ada kebulatan tekad dan kesepakatan untuk melakukannya, bukan pada pelaksanaannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/selamat-tahun-baru-islam-1441-h-jadwal-dan-tanggal-puasa-muharram-2019-puasa-tasua-dan-asyura.jpg)