Kulon Progo

Dinkes Kulon Progo Tetap Tangani Stunting Saat Pandemi

Uupaya penanganan stunting di Kulon Progo dilakukan secara koordinatif dan action.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
internet
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo terus berupaya dalam penanganan stunting di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Sri Budi Utami mengatakan, upaya penanganan stunting dilakukan secara koordinatif dan action.

"Yang koordinatif semacam pertemuan mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten. Kemudian peraturan bupati (perbup) mengenai stunting dan evaluasi rencana aksi daerah terkait stunting," tuturnya.

Ibu Pantau Perkembangan Bayi Selama Pandemi Agar Tidak Stunting

Ia melanjutkan, sedangkan untuk action dilakukan semacam pemberian makanan tambahan (PMT) berupa beras Biofortifikasi Inpari IR Nutri Zink kepada ibu hamil dan balita.

"Sementara pemberian beras baru 10 kg karena panennya baru sedikit karena beras Biofortifikasi masih dalam uji coba," katanya.

Lebih lanjut, kata dia PMT ini diberikan terutama bagi warga tidak mampu dengan menggunakan Basis Data Terpadu (BDT) dari Dinas Sosial.

Selain itu, Dinkes Kabupaten Kulon Progo juga tengah berupaya menghidupkan kembali kegiatan posyandu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved