Gunungkidul

Atasi Blank Spot, Pemkab Gunungkidul Targetkan 1.000 Titik Jaringan Internet Hingga Akhir 2020

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terus berupaya memperluas jaringan sinyal internet di wilayahnya. Upaya ini semakin dikebut saat pandemi COV

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul terus berupaya memperluas jaringan sinyal internet di wilayahnya. Upaya ini semakin dikebut saat pandemi COVID-19 ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul, Kelik Yunianto mengatakan pihaknya menargetkan wilayah blank spot (sulit sinyal) bisa menerima jaringan internet tahun ini.

"Hingga akhir 2020 ini, ditargetkan layanan koneksi internet di Gunungkidul mencapai 1.000 titik," kata Kelik pada wartawan, Jumat (14/08/2020).

Menurutnya, upaya perluasan lebih dikebut demi mendukung aktivitas Belajar Dari Rumah (BDR).

Sebab saat ini sebagian besar pelajar hanya bisa menerima materi secara daring atau online.

Polres Gunungkidul ungkap Kasus Narkoba Bermodus Pembelian via Toko Online

Kelik mengatakan pihaknya menyiapkan 3 skema untuk mengejar target tersebut.

Pertama, kalurahan bisa menggunakan dana desa untuk membuat jaringan yang disediakan Diskominfo.

"Langkah ini salah satunya sudah dilakukan Kalurahan Jetis dan Giritirto di Purwosari," ujar Kelik.

Skema kedua dilakukan dengan investasi pendirian menara. Terakhir memanfaatkan layanan Bakti Kominfo RI untuk membangun menara BTS (Base Transceiver Station) kecil di wilayah blank spot.

Kabid Layanan Informatika, Diskominfo Gunungkidul, Setiyo Hartanto mengungkapkan lebar pita jaringan atau bandwidth internet masih jadi kendala di beberapa wilayah.

Namun pihaknya akan meningkatkan jaringan tersebut.

Saat ini sebanyak 55 Kalurahan dalam proses lelang, 210 sekolah jenjang SD dan SMP proses penyusunan skema dan kebijakan.

Diskominfo mengupayakan proses tersebut dikerjakan sesegera mungkin, agar bisa dieksekusi dengan anggaran perubahan.

"Kami optimis akhir tahun ini bisa selesai target 1.000 titik jaringan internet tersebut," kata Setiyo.

Keliling Pakai VW, Komunitas Ini Bagikan Internet Gratis dan Ruang Baca bagi Siswa

Pemkab Gunungkidul sendiri sudah memiliki 810 titik internet gratis.

Seluruhnya terpasang di sekolah, kantor pemerintahan, kantor pelayanan publik, hingga destinasi wisata.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menjelaskan proyek ini sesuai RPJMD Kabupaten dan Perda No. 11/2019, tentang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi.

"Berkaitan juga dengan Master Plan Smart City Kabupaten Gunungkidul, dalam Peraturan Bupati Nomor 48/2019," katanya.

Immawan menjamin ada efisiensi anggaran yang cukup besar dalam prosesnya.

Sebab seluruhnya dibangun oleh putra daerah dan dikelola langsung Diskominfo Gunungkidul.

Ia pun mengapresiasi langkah dan kinerja Diskominfo Gunungkidul, terutama para Tenaga Harian Lepas (THL).

Sebab menurutnya mereka sudah bekerja di atas rata-rata.

"Percepatan proyek jaringan internet ini sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah," kata Immawan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved