Kriminalitas
Diduga Akan Klitih, Pelajar Ini Dikeroyok Warga
MF (15) seorang pelajar SMP menjadi bulan-bulanan warga setelah diduga melakukan kejahatan jalanan atau klitih di kawasan Tamansiswa, Mergangsan pada
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - MF (15) seorang pelajar SMP menjadi bulan-bulanan warga setelah diduga melakukan kejahatan jalanan atau klitih di kawasan Tamansiswa, Mergangsan pada Sabtu, (8/8/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.
Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratmo mengatakan, kini terduga pelaku sudah diamankan usai diamuk masa.
"Dugaan sementara pelaku ingin melakukan kejahatan kepada seseorang," ujar Kapolsek, Senin (10/8).
Dia menjelaskan, insiden itu bermula saat seorang pengendara sepeda motor pelajar SMA yakni Prabowo Kusumo (18) berpapasan dengan terduga pelaku yang berboncengan di simpang empat Lowanu tepatnya depan Gereja Kristen Jawa Jalan Taman Siswa.
"Tanpa ada perkara sebelumnya, terduga pelaku tiba-tiba mengejar Prabowo. Pada saat kejar-kejaran, kendaraan MF bersenggolan dengan pengendara lain yang ternyata merupakan teman Prabowo. Akibat senggolan itu, teman Prabowo jatuh tersungkur ke jalan," jelas Kapolsek.
• Antisipasi Klitih, Polsek di Kota Yogya Giatkan Operasi Ketertiban di Malam Hari
Prabowo lantas berhenti mengemudikan sepeda motornya dan menolong temannya yang terjatuh.
Saat itu, MF juga berbalik dan menghampiri keduanya sambil memutar-mutarkan ikat pinggang ke udara.
Merasa nyawanya terancam, Prabowo lalu berteriak minta tolong kepada warga sekitar.
Mendengar teriakan Prabowo, warga berlari ke arah keributan dan berhasil menarik baju terduga pelaku yang berusaha melarikan diri.
"MF saat itu tidak bisa kabur sementara temannya yang membonceng berhasil melarikan diri. Karena saat itu kondisi jalanan juga cukup padat sehingga memicu perbuatan aksi massa," ucapnya.
• Soal Sanksi Kerja Sosial bagi Pelaku Klitih, Ini Kata Anggota DPRD Kota Yogyakarta
Tak lama setelah kejadian, petugas kepolisian Mergangsan datang ke lokasi dan berhasil mengkondisikan warga yang memberikan pelajaran kepada terduga pelaku.
Selanjutnya terduga pelaku dibawa ke rumah sakit dan diserahkan pihak keluarga untuk dilakukan pembinaan.
"Tidak kami proses karena tidak ada korban. Hanya kami lakukan pembinaan," ujar Kapolsek. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/seorang-caleg-tak-terima-jatah-kursinya-direbut-kader-lain-kerahkan-massa-jatuh-korban-4-tewas.jpg)