Breaking News:

Penyebab dan Cara Mengatasi Vagina Kering

Selain vagina kering, perubahan yang disebabkan penurunan hormon estrogen tersebut juga bisa membuat vagina lebih tipis dan kurang elastis.

Champja
Ilustrasi 

"Sebanyak sepertiga wanita mengalami vagina kering menjelang dan setelah menopause"

TRIBUNJOGJA.COM - Dinding bagian dalam vagina biasanya lembab atau terlumasi dengan lapisan cairan bening.

Vagina bisa tetap lembab atau terlumasi, elastis, dan sehat berkat peran hormon estrogen.

Namun, beberapa kondisi bisa membuat produksi hormon estrogen menurun. Salah satu dampaknya, muncul masalah vagina kering.

Ilustrasi
Ilustrasi (Barabasa)

Melansir Healthline, berkurangnya kelembaban vagina bisa menimbulkan rasa tak nyaman di area intim dan panggul wanita.

Selain itu, pemilik vagina kering juga bisa merasakan:

-Rasa panas di vagina

-Tidak berminat pada seks

-Sakit saat berhubungan seksual

-Pendarahan ringan setelah berhubungan seksual

Halaman
1234
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved