Dominasi Kasus Transmisi Lokal Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta
Kasus yang diidentifikasi sebagai transmisi lokal mendominasi 12 kasus baru yang ada. 455 sampel di lab Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
- Kasus 787 laki-laki usia 8 tahun warga Sleman riwayat kontak kasus 589 dan
- kasus 788 perempuan usia 36 tahun warga Sleman riwayat kontak kasus 589.
"Riwayat kontak kasus 710 dan 589 yang terkait dengan kasus positif hari ini belum ada keterangan," bebernya.

Selanjutnya, untuk laporan jumlah kasus sembuh sebanyak 14 kasus sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 448 kasus.
Distribusi kasus sembuh berdasarkan domisili yakni Kabupaten Bantul 11 kasus, Kabupaten Kulon Progo 1 kasus, dan Kabupaten Sleman 2 kasus.
Data dari Dinas Kesehatan DIY secara umum per 4 Agustus 2020 bahwa jumlah total suspek di DIY adalah 10.914 orang, konfirm sebanyak 784 orang, sembuh 448 orang, dan meninggal konfirm 21 orang.
Kasus Magelang
Ada tambahan empat kasus positif Covid-19 di Kota Magelang pada Senin (3/8/2020). Mereka merupakan satu keluarga dengan riwayat berpergian ke Gombong dan kegiatan Praspa di Akmil beberapa waktu lalu.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto, mengatakan, tambahan empat kasus positif pada Senin (3/8/2020) tersebut dari perumahan dinas RST dr Soedjono.
"Ada tambahan kasus pada Senin (3/8/2020), dari perumahan dinas RST. Mereka satu keluarga dengan riwayat berpergian ke Gombong dan kegiatan Praspa," tutur Majid, Selasa (4/8/2020).
Majid menjelaskan lebih lanjut. Satu keluarga yang terdiri dari orangtua dan anak tersebut telah menjalani rapid test dengan hasil non reaktif sebagai syarat menghadiri kegiatan Praspa di Akmil.
Setelah itu mereka pergi ke Gombong mengikuti acara nikahan dan menengok orangtua. Setelah perjalanan, salah satu anggota keluarga mengalami sakit demam dan diperiksa di RST. Hasil swab menunjukkan positif.

"Keluarga tersebut telah tes rapid hasil non reaktif sebagai syarat menghadiri praspa di akmil,setelah itu bepergian ke gombong infonya ikut acara nikahan dan nengok ortu,setelah perjalanan ada anggota keluarga yg sakit demam dan diperiksa di rst dan di swab hasil positif," tutur Majid.
Setelah diketahui positif, kontak erat juga telah diperiksa dengan hasil sama. Sekeluarga tersebut kemudian melakukan isolasi mandiri di rumah mereka, karena sudah tidak ada gejala.
"Kontak erat juga telah diperiksa hasil sama. Semua isolasi mandiri di rumah,karena sudah tidak ada gejala," ujar Majid.
Majid mengatakan, pihaknya sendiri juga telah melakukan swab sekitar 50 orang pada Senin (3/8/2020) kemarin khusus kontak dari pasien terkonfirmasi di Kemirirejo, sebagian Menowo dan evaluasi mereka yang dirawat.
"Untuk kontak yang di Rejo Selatan kita jadwalkan Selasa (4/8) ini sekitar 15 orang," katanya.m ( Tribunjogja.com | Kurniatul Hidayah | Rendika Ferri )