KPU DIY : Sebanyak 13% Pemilih Telah Dilakukan Coklit

Sebanyak 13 persen pemilih di tiga kabupaten yakni Bantul, Sleman dan Gunungkidul telah dilakukan coklit pemutakhiran data pemilih oleh PPDP.

Tribunjogja.com/era
Kepala Divisi Perencanaan dan Data KPU DIY, Wawan Budiyanto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 13 persen pemilih di tiga kabupaten yakni Bantul, Sleman dan Gunungkidul telah dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) pemutakhiran data pemilih oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Ketua Perencanaan, Data dan Informasi KPU DIY, Wawan Budiyanto mengungkapkan dari 6.112 PPDP, sebanyak 1.857 di antaranya sudah melaporkan coklit pemutakhiran data pemilih.

"Jumlah pemilih total di tiga kabupaten itu 2.168.886 yang sudah dicoklit adalah 275.484 sehingga sampai seminggu kegiatan coklit ini sudah 13 persen pemilih yang sudah di coklit," tuturnya.

Wawan merinci, di Kabupaten Bantul, dari 2.081 PPDP, sebanyak 388 di antaranya telah memberikan laporan.

KPU DIY Pastikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Terapkan Protokol Kesehatan

Sehingga jumlah pemilih yang sudah di coklit itu sebanyak 43.062 dari 724.767 pemilih.

"Sehingga persentase pemilih yang sudah di coklit seminggu pertama itu berdasarkan tabulasi tadi di Bantul ada 6 persen," ujarnya.

Di Kabupaten Sleman dari 2124 PPDP, sebanyak 182 telah memberikan laporan.

Ia mengungkapkan, jumlah pemilih di Sleman ada 834.418 dan yang sudah dilakukan coklit sebanyak 3 persen yakni 22.149.

Sedangkan di Kabupaten Gunungkidul dari 1907 PPDP, sebanyak 1287 telah menyampaikan laporan.

"Jumlah pemilih ada 609.701 kemudian yang sudah coklit itu ada 210.273 kalau dipresentasikan ada 34 persen," kata dia.

Data COVID-19 DI Yogyakarta Terkini: 21 Kasus Baru, 13 di Antaranya Kalangan Rumah Sakit & Puskesmas

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU DIY, Ahmad Shidqi menambahkan tahapan pemutakhiran data pemilih masih akan berlangsung sampai 13 Agustus 2020.

"Proses coklit ini yang kita laksanakan selama bulan ini dilaksanakan dengan menggunakan protokol covid. Petugas door to door ke rumah-rumah tapi mereka dengan protokol covid," ungkapnya.

Sedangkan untuk tahapan lainnya yang saat ini tengah berlangsung adalah verifikasi syarat dukungan calon perseorangan di Kabupaten Gunungkidul.

Shidqi menambahkan ada dua calon perseorangan yang sudah dilakukan verifikasi faktual.

"Hasilnya kemarin sudah dilakukan pleno KPU Gunungkidul dua calon itu hasilnya harus melakukan perbaikan karena mereka masih melakukan ada beberapa syarat dukungan itu belum memenuhi. Jadi mereka harus melakukan perbaikan kita kasih waktu untuk perbaikan," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved