Bantul
Kasus Covid-19 di Bantul Meningkat, Satpol PP Siap Intensifkan Patroli
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bantul siap mengintensifkan intensitas patroli di sejumlah tempat keramaian dan juga objek wisata.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bantul siap mengintensifkan intensitas patroli di sejumlah tempat keramaian dan juga objek wisata.
Tujuannya, untuk menegakkan aturan protokol kesehatan.
Sebab, setelah sempat ada kelonggaran untuk aktivitas ekonomi, kasus corona virus disease atau (covid-19) di Bumi Projotamansari, beberapa hari terakhir nyatanya terus mengalami peningkatan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Yulius Suharta mengatakan, pihaknya bersama dengan tim dari Kepolisian dan TNI sebenarnya sudah rutin melaksanakan patroli gabungan.
Bahkan, waktu patroli dalam sehari sampai dua kali, siang dan malam.
Masing-masing melibatkan dua tim. Satu tim terdiri dari 15 personel.
• Jumlah Nakes Positif Covid-19 di Puskesmas Sewon II Bantul Kembali Bertambah
Patroli menyasar di sejumlah tempat-tempat keramaian.
Pihaknya meminta masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.
Misalnya memakai masker, saling menjaga jarak dan rajin mencuci tangan setelah beraktivitas.
Patroli juga menyasar sejumlah objek wisata yang sudah melakukan ujicoba pembukaan. Seperti misalnya, pantai Parangtritis, pantai Depok hingga ke barat.
"Objek wisata lain yang sudah buka, juga akan menjadi target sasaran kami. Prinsipnya protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan," kata dia, dihubungi Rabu (22/7/2020).
Untuk mengintensifkan patroli, kata Yulius, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Sekda Bantul Helmi Jamharis yang juga merupakan ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Infeksi Covid-19 Kabupaten Bantul.
Sebab, sampai saat ini, pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab terjadinya lonjakan Kasus di Bantul.
• Terjadi Lonjakan Kasus, Ruang Isolasi Covid-19 di Bantul Masih Mencukupi
Apakah disebabkan karena pengecekan secara massif yang gencar dilakukan oleh Dinas Kesehatan, atau karena adanya kelonggaran aktivitas di masyarakat, sehingga lalai terhadap ancaman bahaya penyakit yang disebabkan virus SARS CoV-2 tersebut.
"Kami akan terus berupaya agar protokol kesehatan dilaksanakan oleh masyarakat," ucap Yulius. Pada prinsipnya, sebagai penegakan hukum, Pihkanya mengaku siap mengintensifkan patroli. Berkoordinasi dengan Gugus Tugas covid-19 di masing-masing kecamatan. Sebab, bagaimanapun melonjaknya kasus di Bumi Projotamansari harus disikapi dengan sungguh-sungguh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)