Rincian Kasus dan Riwayat Penambahan 28 Kasus Baru Covid-19 di DIY Hari Ini
Lonjakan terjadi pada laporan penambahan kasus baru positif Covid-19 di DIY hari ini, yakni sebanyak 28 kasus baru.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penambahan kasus baru positif Covid-19 di DIY per hari ini, Selasa (21/7/2020), mencatatkan rekor baru.
Lonjakan terjadi pada laporan penambahan kasus baru positif Covid-19 di DIY hari ini, yakni sebanyak 28 kasus baru.
Jumlah ini menjadi yang terbanyak sejak Covid-19 pertama kali merebak di wilayah DIY.
Penambahan 28 kasus baru pada Selasa, 21 Juli 2020 hari ini berasal dari pemeriksaan 353 sampel di laboratorium yang ada di DIY.
• BREAKING NEWS: Catat Rekor, 28 Kasus Baru Covid-19 di DIY
• UPDATE Terkini Virus Corona di Indonesia 21 Juli 2020: Bertambah 1.655, Total Positif Jadi 89.869
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan penambahan ini membuat total jumlah kasus positif Covid-19 di DIY per 21 Juli 2020 menjadi 465 kasus.
Untuk kasus baru tersebut tercatat sebagai kasus 442 hingga 469.
"Sebanyak 23 kasus merupakan warga Bantul dan 5 kasus warga Sleman," ucap Berty, Selasa (21/7/2020).
Berty mengatakan bahwa lonjakan yang kembali terjadi saat ini dikarenakan upaya tracing yang masif dan skrining karyawan kesehatan yang menjadi prioritas pengambilan swab massal.
Serta upaya pengambilan swab pada pelaku perjalanan, dan juga skrining atas permintaan masyarakat.
Secara detil, berikut rincian 28 penambahan kasus baru Covid-19 di DIY hari ini :
- Kasus 442 perempuan usia 40 tahun warga Sleman riwayat skrining karyawan Dinkes Bantul
- Kasus 443 laki-laki usia 12 tahun warga Bantul
- Kasus 444 laki-laki usia 47 tahun warga Bantul
- Kasus 445 laki-laki usia 71 tahun warga Bantul
(riwayat ketiganya tracing kontak kasus 393)
- Kasus 446 laki-laki usia 1 tahun Bantul
- Kasus 447 laki-laki usia 52 tahun warga Bantul
- Kasus 448 perempuan usia 52 tahun warga Bantul.
(riwayat 446-448 tracing kontak kasus 394)
- Kasus 449 perempuan usia 9 tahun warga Bantul
- Kasus 450 perempuan usia 19 tahun warga Bantul
- Kasus 451 laki-laki usia 37 tahun warga Bantul
- Kasus 452 laki-laki usia 74 tahun warga Bantul.
(riwayat keempatnya hasil tracing kontak kasus 393)
- Kasus 453 laki-laki usia 28 tahun warga Bantul
- Kasus 454 laki-laki usia 22 tahun warga Bantul
- Kasus 455 perempuan usia 45 tahun Bantul
- Kasus 456 laki-laki usia 47 tahun warga Bantul
- Kasus 457 laki-laki usia 26 tahun warga Bantul
( riwayat kasus 453-457 didapatkan dari skrining KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) oleh Dinkes Bantul)
- Kasus 458 laki-laki usia 43 tahun warga Bantul
- Kasus 459 perempuan usia 23 tahun warga Bantul
(riwayat skrining karyawan Dinkes Bantul)
- Kasus 460 perempuan usia 23 tahun warga Bantul
- Kasus 461 perempuan usia 34 tahun warga Bantul
- Kasus 462 laki-laki usia 35 tahun warga Bantul
(ketiga kasus hasil skrining KPPS oleh Dinkes Bantul)
- Kasus 463 laki-laki usia 44 tahun warga Bantul
- Kasus 464 laki-laki usia 32 tahun warga Bantul
- Kasus 465 perempuan usia 48 tahun warga Sleman
- Kasus 466 perempuan usia 23 tahun warga Sleman
(hasil skrining karyawan Dinkes Bantul)
- Kasus 467 adalah laki-laki usia 51 tahun warga Sleman riwayat dari Aceh
- Kasus 468 laki-laki usia 33 tahun Sleman keterangan kondisi meninggal riwayat komorbid Jantung dan dari Jakarta
- Kasus 469 laki-laki usia 3 tahun warga Bantul riwayat hasil kontak tracing kasus 394.
( tribunjogja.com / kur )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-update-corona-di-daerah-istimewa-yogyakarta.jpg)