Antisipasi Letusan Gunung Merapi, Pemkab Sleman akan Perbaiki Jalur Evakuasi di Wilayah Cangkringan

Antisipasi Letusan Gunung Merapi, Pemkab Sleman akan Perbaiki Jalur Evakuasi di Wilayah Cangkringan

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Twitter BPPTKG Yogyakarta
Gunung Merapi erupsi pada Minggu (21/6) pagi sekitar pukul 09.13 WIB 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kesiapan dalam menghadapi bencana di kaki gunung Merapi terus ditingkatkan. Salah satu hal yang harus dipersiapkan adalah jalur evakuasi.

Camat Cangkringan, Suparmono menjelaskan bahwa jalur evakuasi secara keseluruhan di wilayahnya terbilang baik. Namun diakuinya bahwa ada ruas jalan yang rusak.

"Memang ada sebagian yang rusak, tapi tidak banyak. Kalau wilayah Kepuharjo atas malah bagus, saya naik sampai bunker, jalur evakuasinya sudah oke," ujarnya Minggu (12/7/2020).

Ia mengungkapkan, ruas jalan yang rusak justru yang berada di bawahnya, yakni dari Kepuharjo ke Wukirsari.

"Nanti (diperbaiki) bertahap, sebenarnya tahun ini sudah akan diperbaiki oleh PU tapi karena covid jadi mundur lagi," ungkapnya.

Sementara itu, terkait kesiapan warga dalam menghadapi bencana Merapi, Suparmono menyatakan bahwa masing-masing desa sudah ada rencana kontijensi erupsi Merapi.

Komisi D DPRD DIY Usulkan Jalur Khusus untuk Truk Penambang Pasir di Lereng Merapi

Pemkab Klaten Siagakan Mekanisme Pengungsian dan Jalur Evakuasi Merapi

Perbandingan Penggembungan Tubuh Gunung Merapi Pada 2006, 2010, dan 2020 Menurut BPPTKG

Bahkan sewaktu Merapi dinyatakan aktif pada minggu kemarin, pihaknya sudah mengumpulkan tokoh masyarakat dan warga di sana.

"Mereka jauh lebih bijak dibanding kita dalam melihat kondisi Merapi saat ini. Kesiapsiagaan sudah ada, aktivitas ekonomi masih normal, yang nyari rumput, masih nyari rumput. Yang penting tiga kilo dari atas sudah bersih (tidak ada aktivitas warga), mereka paham betul," urainya.

Selain itu, di tiap desa juga sudah ada komunitas relawan bencana. Di mana setiap malam selalu ada relawan yang berjaga untuk mengamati Merapi.

Kesiapan lainnya adalah terkait barak pengungsian.

Camat Cangkringan mengatakan bahwa tiap desa sudah memiliki barak yang sewaktu-waktu siap dipakai. (Tribunjogja/Santo Ari)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved