Yogyakarta

Sultan Teken IPL Tol Yogya-Solo

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji yang juga menjabat sebagai Ketua Panitian Pelaksana Pengadaan Tanah Pembangunan Tol DIY menjelaskan bahwa IPL Tol Yog

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno menemui Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Rabu (8/7/2020).

Ia mengungkapkan, dirinya diundang Sekda terkait Izin Penetapan Lokasi (IPL) Tol Yogya-Solo yang sudah ditandatangani oleh Ngarsa Dalem.

"Paling lama pembebasan lahan maksimal 2 tahun setelah penlok (penetapan lokasi/IPL) terbit. Kami laporkan juga ke Pak Gubernur, setelah penlok Yogya-Solo ditandatangani Pak Gubernur, maka kami juga laporkan pasang patok mulai minggu pertama bulan Agustus," ungkapnya, Rabu siang.

Krido menjelaskan, untuk pemasangan patok dilakukan dengan menyisir dari wilayah timur dengan perbatasan Jawa Tengah di Tamanmartani.

BREAKING NEWS : IPL Tol Yogya-Solo Telah Ditandatangani Sultan, Pembebasan Lahan Maksimal 2 Tahun

"Nanti bertahap menuju ke wilayah tengah Kecamatan Depok, wilayah Depok sama Kecamatan Mlati, itu kita selesaikan di mana penlok Yogya Solo berakhir di desa Tirtoadi," urainya.

Ia menambahkan di Tirtoadi tersebut nantinya akan dibangun jembatan junction Tirtonadi.

"Di situlah wilayah Tirtoadi kelewatan trase Tol Yogya-Solo dan juga Yogya-Bawen. Satu desa dilewati trase Yogya-Solo dan Yogya-Bawen. Hanya Tirtoadi (desa yang dilewati beberapa trase). Sangat penting Tirtoadi karena indikator keberhasilan pengadaan lahan ke depan," ujarnya.

Krido mengungkapkan, jembatan junction tersebut membutuhkan lebih dari 100 bidang tanah untuk dua trase tol.

"Kita fokus untuk bidang-bidang yang kita cermati betul. Itu prinsip untuk Yogya-Bawen," tandasnya.

Sementara itu, Krido juga menyinggung mengenai sosialisasi Tol Yogya-Bawen yang sudah terlaksana untuk tahap pertama di Kabupaten Sleman. Sosialisasi masih akan terus berlanjut hingga memasuki konsultasi publik yang melibatkan pemilik lahan.

"Target IPL Yogya-Bawen kita ketemu Desember karena setelah 130 hari," bebernya.

DPRD DIY Ingin Trase Tol Yogya-Bawen Harus Libatkan Masyarakat Lokal untuk Maksimalkan Ekonomi

Terpisah, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji yang juga menjabat sebagai Ketua Panitian Pelaksana Pengadaan Tanah Pembangunan Tol DIY menjelaskan bahwa IPL Tol Yogya-Solo telah diteken Sultan sejak beberapa waktu yang lalu.

"Ya sudah seminggu lah, lebih," ungkapnya.

Ia mengatakan untuk sosialisasi Tol Yogya-Bawen sudah dimulai, sementara untuk Tol Yogya-Solo sudah dimulai untuk sosialisasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved