Inspiring Beauty

Nyaman jadi Diri Sendiri

Menjadi diri sendiri adalah komitmen yang selama ini berusaha dijaga oleh perempuan pemilik nama lengkap Erma Diah Putri Nugrahanti

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Hamim Thohari
Erma Diah Putri Nugrahanti 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjadi diri sendiri adalah komitmen yang selama ini berusaha dijaga oleh perempuan pemilik nama lengkap Erma Diah Putri Nugrahanti ini.

Erma begitu ia akrab disapa paling tidak telah membuktikan bahwa dengan menjadi diri sendiri sesuai dengan karakternya, ia pernah masuk menjadi finalis ajang beauty pageant.

Erma mengikuti ajang Putri Muslimah pada tahun 2015 dan sukses menjadi satu satunya perwakilan dari Yogyakarta.

Hasil tersebut bukan berjalan lancar, Erma harus berusaha dua kali untuk bisa menjadi finalis yang kemudian berlaga di tingkat nasional.

Bagi Erma, pantang menyerah dalam melakukan sesuatu adalah hal yang wajar dilakukan banyak orang.

Bukan sesuatu yang istimewa. Hal itu ia barengi dengan menguatkan karakter yang dimilikinya tanpa harus mengekor gaya orang lain sekali pun ia merasa terinspirasi.

"Mengidolakan seseorang boleh saja asal dalam batas wajar.

Hanya sebagai inspirasi, kita tetap harus menjadi diri sendiri dengan semua potensi yang kita miliki masing masing.

Tentu saja ada kelebihan dan kekurangan yang mungkin tak kita miliki dan sebaliknya dimiliki orang lain," ungkap Erma.

Modal yang dimiliki Erma bukan mengandalkan paras wajah semata.

Erma menyadari, justru karakter yang kuat dirinya menjadi modal utama sehingga bisa meyakinkan orang bahwa ia adalah sosok yang memiliki kemampuan dalam berkomunikasi dan berinteraksi.

Sebagai seorang Putri Muslimah, Erma juga menyadari betapa ia bertanggung jawab untuk lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial, utamanya soal bertutur kata meskipun hanya dalam bentuk tulisan caption.

Erma banyak belajar dari pengalaman kekinian yang sengaja maupun tidak, beberapa orang menuai masalah lantaran kurang bijak mengelola akun media sosial yang ia miliki.

Untuk itu Erma berusaha untuk tetap positif saat mengunggah foto dengan caption tertentu.

"Usahakan bermedia sosial yang bijak. Hindari berkomentar kasar, apalagi menyangkut SARA. Lebih baik menahan diri dan tak melihat medsos ketika sudah merasa susah mengontrol jari ini," kata Erma.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved