Breaking News:

Yogyakarta

Dapat Bantuan 302 Water Barrier, Dishub Kota Yogya Tata Ulang Jalan Abu Bakar Ali

Dishub Kota Yogyakarta memasang water barrier di Jalan Abu Bakar Ali untuk memperlancar arus lalu lintas.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Penggantian water barrier di Jalan Abu Bakar Ali, Jumat (26/6/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengguna jalan di pertigaan arah Jalan Abu Bakar Ali dan Jalan Mataram, Kota Yogyakarta tak dapat lagi berpindah arah seenaknya.

Pasalnya, pembatas pemecah arus tersebut sudah tidak lagi menggunakan tali yang sewaktu-waktu dapat dirusak.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta sudah mengganti pembatas tersebut dengan water barrier.

Uji Kir Buka Kembali, Dishub Gunungkidul Batasi Jumlah Kendaraan Maksimal 25 Unit Sehari

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Hari Purwanto mengatakan, penggunaan water barrier tersebut diharapkan mampu memperlancar arus lalu lintas.

Lajur tersebut semula hanya menggunakan seutas tali saja.

Meski beberapa water barrier juga sebagian dimanfaatkan.

"Kami memang keterbatasan water barrier. Kemarin terpaksa kami pakai tali untuk memecah jalur tersebut," katanya, saat dijumpai di lokasi, Jumat (26/6/2020).

Unik, Lemari Makan Gratis Ajak Warga Jogja Berbagi di Tengah Pandemi Covid-19

Ada sebanyak 302 water barrier yang mulai dipasang pada Jumat pagi.

Pihaknya baru akan fokus pemenuhan fasilitas di Jalan Abu Bakar Ali.

"Untuk saat ini baru fokus pembenahan di Jalan Abu Bakar Ali dulu. Besok akan dilanjutkan," terang dia.

Pemenuhan water barrier itu pun merupakan bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY.

"Ini bantuan dari PU Provinsi. Kami optimalkan di sini lantaran Jalan Abu Bakar Ali menjadi pintu masuk ke Malioboro," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved