Breaking News:

Yogyakarta

BKD DIY Tolak Rencana Kemenpan RB Terkait Pengurangan ASN

Dasar penolakan tersebut lantaran Pemda DIY menganggap untuk saat ini justru kekurangan pegawai Aparatur Sipil Negara.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menanggapi rencana pengurangan ASN yang dinilai tak produktif selama Work from Home (WFH) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Pemerintah Daerah (Pemda) DIY akui penolakan.

Dasar penolakan tersebut lantaran Pemda DIY menganggap untuk saat ini justru kekurangan pegawai Aparatur Sipil Negara.

Selain itu, Pemda juga menekankan jika untuk melakukan pengurangan harus ada mekanisme yang jelas.

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Sigit Sapto Rahardjo menyampaikan penolakan rencana Kemenpan RB tersebut.

DPRD DIY Sebut Gubernur Punya Cara Tersendiri untuk Jaga Produktifitas ASN

Menurutnya, banyak mekanisme yang harus dipertimbangkan untuk melakukan pengurangan ASN.

Jika melihat data jumlah ASN DIY saat ini totalnya mencapai sekitar 11.347 orang.

Itu pun belum termasuk pengurangan beberapa pejabat yang pensiun belum lama ini.

Dari jumlah tersebut jika dirinci berdasarkan jenjang pendidikan sebagai berikut.

Sebanyak 7.355 merupakan lulusan sarjana, 2.024 lulusan SMA dan 230 di antaranya lulusan SMP, sementara sisanya merupakan lulusan D2 dan D3.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved