Breaking News:

Yogyakarta

DPRD DIY Sebut Gubernur Punya Cara Tersendiri untuk Jaga Produktifitas ASN

Wakil Ketua DPRD DIY menganggap untuk saat ini Pemda DIY justru sedang kekurangan ASN pasca gelombang pensiun awal Juni lalu.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY turut menanggapi rencana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) tentang pengurangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam arahannya, pengurangan ASN tersebut berlaku bagi pegawai pemerintah yang kurang produktif selama Work From Home (WFH) sejak masa pandemi Covid-19.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana justru keberatan apabila hal tersebut diterapkan di Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya di DIY.

Terkait Rencana Pemangkasan ASN Tak Produktif, Pemkab Bantul Tunggu Regulasi

Alasannya, ia menganggap untuk saat ini Pemda DIY justru sedang kekurangan ASN pasca gelombang pensiun awal Juni lalu.

Meski begitu, dirinya tetap menghormati keputusan dari Kemenpan RB tersebut.

Namun jika diterapkan di DIY, hal itu perlu dipertimbangkan kembali.

"Kalau wujud semangat dari kementerian kami hargai. Namun kalau diterapkan di DIY, saya rasa Pemda DIY bisa menyelesaikan problem produktifitas tersebut," katanya, Sabtu (20/6/2020).

Ia menambahkan, problem produktifitas ASN itu sendiri seharusnya dapat diselesaikan secara mandiri oleh Pemda.

BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 20 Juni 2020, Kasus Positif Bertambah 8

Hal itu menurutnya lantaran pemda di masing-masing daerah memiliki kewenangan dalam menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Apalagi di DIY di bawah Sri Sultan, tentu memiliki cara tersendiri. Kalau apa-apa harus menyesuaikan pusat ya berat," tegas dia.

Saat disinggung terkait peringatan internal agar ASN kian produktif, Anggota Fraksi PKS ini menyebut jika DIY memiliki cara tersendiri.

"Saya kira Gubernur DIY memiliki cara tersendiri untuk meningkatkan produktifitas ASN-nya," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved