Jawa

Tim Gugus Tugas Covid-19 Ngawen Cek Kesiapan Masjid Menyongsong Dibukanya Tempat Ibadah

Tim Gugus Tugas Covid-19 Tingkat Kecamatan Ngawen melaksanakan pengecekan tempat ibadah berjemaah di Masjid At – Ta’awun Dusun Ngawen.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
Tim Gugus Tugas Covid-19 Tingkat Kecamatan Ngawen, Jumat (19/6/2020) melaksanakan pengecekan di Masjid At – Ta’awun Dusun Ngawen, Kecamatan Ngawen. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Tim Gugus Tugas Covid-19 Tingkat Kecamatan Ngawen, Jumat (19/6/2020) melaksanakan pengecekan tempat ibadah berjemaah di Masjid At – Ta’awun Dusun Ngawen, Kecamatan Ngawen.

Kegiatan tersebut dalam upaya kesiapan menyongsong dibukanya kembali tempat ibadah terutama masjid sebagai tempat ibadah bagi umat muslim, dalam menghadapi New Normal/ Kenormalan Baru, di tengah pandemi wabah Covid-19.

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Camat Ngawen Ana Fajria Hidayati memberikan himbauan yang terkait dengan sejumlah protokol kesehatan dan sarana yang wajib dimiliki tempat-tempat ibadah pada saat diberlakukannya New Normal.

Kasus Positif Virus Corona di Klaten Capai 45 Orang

"Takmir Masjid harus menyiapkan berbagai sarana pendukung, seperti Thermogun, tempat cuci tangan menggunakan sabun, dan air mengalir," kata Ana Fajria Hidayati.

Kemudian, selesai melaksanakan salat agar masjid dibersihkan dan diajurkan bagi jamaah agar menggunakan sajadah sendiri dan membawa peralatan sendiri / pribadi.

Camat juga meminta Takmir Masjid agar memberikan banner yang bertulisakan himbuan-himbuan kepada jamaah tentang wajib cuci tangan, pakai masker, ikuti protokol kesehatan, dan lain lain.

"Kami mohon ada surat pernyataan dari Takmir Masjid tentang kesanggupan mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19," lanjutnya.

Dinkes Klaten Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Selanjutnya, kata Camat, apabila ada pengajian di masjid, agar jaraknya jamaahnya diatur dan waktunya jangan terlalu lama, waktu dibatasi.

"Kapasitas masjid harus diperhatikan, untuk penggunaan jamaahnya jangan sampai melebihi kapasitas masjid," imbuhnya.

Untuk memastikan protokol kesehatan itu dijalankan sebagaimana mestinya, Ana Fajria meminta adanya check list kebersihan yang dilakukan oleh pengurus Takmir Masjid secara berkelanjutan, sehingga kebersihan masjid tetap terjaga. (TRIBUNJOGJA.COM)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved