Jawa

Kasus Positif Virus Corona di Klaten Capai 45 Orang

Hingga Jumat (19/6/2020), warga positif virus Corona menembus 45 orang dengan rincian 21 pasien sembuh, 1 meninggal dunia dan 23 dirawat di RS.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Berita Update Covid-19 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Kasus infeksi virus Corona di Kabupaten Klaten menembus rekor baru.

Hingga Jumat, (19/6/2020), warga yang positif terinfeksi virus Corona menembus 45 orang dengan perincian 21 pasien sembuh, 1 meninggal dunia dan 23 orang masih dirawat di rumah sakit.

"Ini serius! Untuk seluruh warga Klaten menaati protokol kesehatan seperti memakai masker saat berkegiatan di luar rumah, menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan menghindari kerumunan," kata Bupati Klaten, Sri Mulyani pada penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap II di Balai Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara.

UPDATE Terbaru Kasus Virus Corona di Klaten, 4 Pasien Dinyatakan Sembuh

Selain menyerahkan BLT DD di Desa Belangwetan, Bupati Klaten juga menyerahkan BLT DD di Desa Jebugan. 

Lebih lanjut Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan, setelah pemerintah hadir dengan memberikan aneka bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat sebagai dampak virus Corona, maka tugas dan kewajiban masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. 

"Tujuannya, agar mata rantai penyebaran virus corona dapat diputus dan tidak ada lagi warga yang tertular virus Corona," imbuhnya. 

Camat Klaten Utara, Widayatna didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Klaten Utara, Nindyarini Budi Wardhani menjelaskan, warga Desa Jebugan yang menerima BLT DD tahap II sebanyak  58 Kepala Keluarga (KK) dan Desa Belangwetan yang menerima BLT DD sebanyak 164 KK. 

Dinkes Klaten Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Sementara itu Kepala Desa Belangwetan, Klaten Utara, Hartono mengatakan, jumlah KK di Desa Belangwetan yang menerima bansos akibat dampak virus Corona atau Covid-19 sebanyak 1.485 KK. 

Bansos yang diterima warga masing-masing Program Keluarga Harapan (PKH) 254 KK, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 385 KK, BPNT Perluasan 98 KK, Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial RI tahap I ada 67 dan tahap II 157 KK, tahap III tidak ada KK yang menerima, tahap IV ada 144 KK, tahap V tidak ada KK yang menerima dan tahap VI ada 15 KK. 

Kemudian, kata Hartono, Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) berujud sembako dari Provinsi Jawa Tengah 98 KK, bansos sembako Pemkab Klaten 103 KK dan penerima BLT  DD sebanyak 164 KK. 

Sektor swasta di Desa Belangwetan seperti Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten, dealer Toyota, Swalayan Anugerah dan Toko Sapto Argo juga ikut ambil bagian memberikan paket sembako sebanyak 1600 paket yang langsung diserahkan kepada warga yang membutuhkan. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved