Bantul
Melihat Persiapan New Normal di Parangtritis
Persiapan untuk menyambut pelaksanaan new normal atau tatanan normal baru terus dilakukan di kawasan objek wisata pantai Parangtritis, Kretek, Bantul.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
Pasalnya, sesuai pesan Ngarso Dalem, kata dia, pembukaan pariwisata di tengah pandemi harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Jangan terburu-buru.
"Kalau sudah siap buka. Kalau belum jangan. Sebab itu, harus dipersiapkan dengan baik segala sarana dan prasarananya," ucap dia.
Sarana dan prasarana yang harus dipersiapkan, menurut dia, berkaitan dengan protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, masker, jaga jarak maupun alat pendeteksi suhu badan.
Selain itu, yang perlu disiapkan lainnya adalah data pengunjung.
Apabila memang resmi dibuka, petugas wisata harus siap mendata siapa saja yang datang.
Pendataan bisa dilakukan offline maupun online.
Pemerintah nantinya, kata dia, akan menyiapkan satu aplikasi yang diperuntukkan untuk melakukan pendataan.
Fungsinya sebagai tracking, siapa dan darimana saja pengunjung yang datang ke Parangtritis.
• Pantai Parangtritis dan Pantai Depok Bantul Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan
"Nanti lewat aplikasi itu juga dapat menunjukkan, apakah orang itu statusnya ODP, ODP atau bahkan positif," jelas dia.
Dalam kegiatan monitoring di Parangtritis, Singgih bersama rombongan menyempatkan berkeliling di area wisata.
Hasilnya, menurut dia, sudah ada tempat untuk cuci tangan, pedagang juga sudah menerapkan jaga jarak.
Meksipun ada juga beberapa warung makan yang kedapatan masih membuka full kapasitas.
Kepada rumah makan yang tidak membatasi pengunjung, Singgih mengaku langsung memberikan arahan agar mengurangi tempat duduk.
"Kami ingin memastikan pengunjung jaga jarak," ucap dia.
Kepala Dinas Pariwisata, Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan secara umum Parangtritis memang sudah menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19.