Bantul
Melihat Persiapan New Normal di Parangtritis
Persiapan untuk menyambut pelaksanaan new normal atau tatanan normal baru terus dilakukan di kawasan objek wisata pantai Parangtritis, Kretek, Bantul.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Persiapan untuk menyambut pelaksanaan new normal atau tatanan normal baru terus dilakukan di kawasan objek wisata pantai Parangtritis, Kretek, Bantul.
Sejumlah sarana dan prasarana protokol kesehatan telah tersedia. Seperti tempat cuci tangan, imbauan memakai masker dan physical distancing atau jaga jarak.
Namun destinasi wisata pantai selatan Bantul itu saat ini belum resmi dibuka.
Karena masih menunggu beberapa tahapan, di antaranya, simulasi Standar Prosedur Pelaksana (SOP) Pariwisata yang saat ini tengah disiapkan.
• Parangtritis Siap Beroperasi Penuh Pertengahan Juni, Bupati Bantul : Lebih Cepat Lebih Baik
Kendati belum resmi dibuka, sebagian rumah makan yang berada dikawasan Parangtritis sudah kembali membuka dagangan.
Mereka menyediakan tempat cuci tangan.
Sebagian sudah ada yang menerapkan jaga jarak dengan memberi tanda crossing atau silang di tempat duduk pengunjung.
Beberapa pedagang dan pengelola wisata terlihat juga sudah menggunakan masker.
"Memakai masker ini wajib. Pengunjung yang tidak mamakai masker, tidak boleh masuk ke lokasi Parangtritis,"kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo saat melakukan monitoring di objek wisata Parangtritis, Sabtu (13/6/2020).
Pemantauan dilakukan oleh Dinas Pariwisata DIY bersama Badan Otoritas Borobudur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Gabungan Industri Pariwisata.
Mereka ingin melihat secara langsung bagaimana kondisi dan situasi di Parangtritis untuk persiapan new normal atau tata kehidupan normal baru ditengah pandemi.
• Pantai Parangtritis dan Pantai Depok Bantul Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Singgih mengatakan, sebelum new normal diberlakukan di Parangtritis pihaknya ingin memastikan terlebih dahulu apakah sarana dan prasarana, sumber daya manusia, para pedagang dan pengelola wisata sudah benar-benar siap atau belum. Apakah protokol kesehatan sudah terpenuhi apa belum.
Apabila dirasa semua sudah siap maka tahap selanjutnya-- sebelum resmi dibuka--akan ada simulasi SOP Pariwisata.
"Ini bagian tahapan untuk kembali membuka destinasi Parangtritis," jelas dia.
Sampai saat ini, Singgih mengaku belum bisa memberikan kepastian kapan new normal Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta akan diberlakukan.