Update Corona di DI Yogyakarta
Parangtritis Siap Beroperasi Penuh Pertengahan Juni, Bupati Bantul : Lebih Cepat Lebih Baik
Pemkab Bantul siap membuka kembali objek pariwisata Pantai Parangtritis secara penuh, mulai pertengahan Juni mendatang.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul siap membuka kembali objek pariwisata Pantai Parangtritis secara penuh, mulai pertengahan Juni mendatang.
Tetapi, dengan syarat, para pelaku wisata benar-benar sanggup menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Bupati Bantul, Suharsono mengatakan, dalam kurun waktu dua minggu terakhir, pihaknya terus memantai kondisi dan situasi destinasi terbesar di Bumi Projotamansari tersebut.
Menurutnya, meski belum secara penuh, para pedangang mulai beraktivitas dan membuka lapaknya.
Sekadar informasi, Minggu (31/6/2020) lalu, orang nomor satu di Bantul itu menggelarr kunjungan dan sosialisasi kepada para pelaku wisata di Pantai Parangtritis.
• Dua Bulan Tutup, Sentra Kuliner Seafood di Pantai Depok Bantul Kini Sudah Beroperasi Kembali
Ia pun mendengar keluhan langsung para pedagang, yang tak mendapat pemasukan lagi selama pandemi.
"Mereka buat makan saja sulit, karena sama sekali tak ada wisatawan yang datang. Makanya, pertengahan Juni nanti ya, mungkin sudah dibuka lagi, lebih cepat lebih baik lah. Besok Minggu (14/6/2020) mungkin bakal kami cek lagi," katanya, dikonfirmasi Jumat (14/6/2020).
Bahkan, Suharsono tidak menutup kemungkinan, Pantai Parangtritis bakal dioperasikan kembali selama 24 jam penuh, seperti sedia kala.
Ia juga mengaku siap, untuk mempertimbangkan masukan para pelaku parwisata, supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
• Prosentase Kesembuhan Covid-19 di DIY Masih di Angka 77 Persen, Berikut Rinciannya Hari Ini
"Itu kan masukan dari pedagang ya, karena tamunya tidak hanya dari pagi sampai sore, tapi malam hari juga banyak. Jadi, ada kemungkinan dibuka 24 jam lagi. Makanya, kami juga harus ekstra keras mempersiapkannya," ucapnya.
"Pada prinsipnya, pembukaan penuh Pantai Parangtritis ini dilakukan biar semua bisa makan lah, kasihan kalau seperti ini terus ya," tambah politisi Partai Gerindra itu.
Nantinya, Pemkab Bantul pun akan menggandeng instansi Polri dan TNI, untuk penerapan protokol kesehatan di objek wisata di laut selatan tersebut.
Dijelaskan, selaras dengan sosialisasi dari Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, di pintu masuk pantai akan dilakukan screening ketat.
• Pantai Parangtritis dan Pantai Depok Bantul Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
"Ya, pintu masuk dijaga ketat. Kami melibatkan TNI-Polri di sana. Lalu, petugas Dinas Kesehatan juga disiagakan. Jadi, nanti ada dokter, paramedis dan ambulan, wisatawan yang datang harus ikuti prosedur," ujarnya.
Di samping itu, pihaknya menekankan pada pelaku wisata di Pantai Parangtritis, agar berperan aktif dalam penerapan protokol kesehatan ini.
Sehingga, proses pembukaan penuh objek wisata bisa berjalan lancar.
Terlebih, sebagai kepala daerah, dirinya yang bertanggungjawab penuh.
"Saya yang tanggung jawab langsung ke Pak Gubernur (Sri Sultan Hamengku Buwono X), karena sudah diberi izin. Tapi, jika pelaku wisata mengabaikan protokol kesehatan, ya bisa saja nanti saya tutup lagi," tegasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/parangtritis-siap-beroperasi-penuh-pertengahan-juni-bupati-bantul-lebih-cepat-lebih-baik.jpg)