Update Corona di DI Yogyakarta

Sentra Kuliner Seafood Pantai Depok Kembali Beroperasi, Koki dan Pramusaji Dibekali Faceshield

Perekonomian Pantai Depok, Kabupaten Bantul kembali menggeliat, seiring beroperasinya beberapa rumah makan seafood di sentra kuliner setempat.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Pramusaji salah satu rumah makan di sentra kuliner seafood Pantai Depok, Bantul, mengenakan faceshield dan masker saat mengantar hidangan pada pengunjung, Rabu (10/6/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM - Perekonomian Pantai Depok, Kabupaten Bantul kembali menggeliat, seiring beroperasinya beberapa rumah makan seafood di sentra kuliner setempat.

Protokol kesehatan pun benar-benar diterapkan oleh pengelola, untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Sebelumnya, kisaran satu pekan silam, Bupati Suharsono telah melakukan sosialisasi pada para pelaku pariwisata di kawasan Pantai Depok.

Kemudian, per Senin (31/5/2020) lalu, mulai dilakukan ujicoba pembukaan sentra kuliner, setelah lebih kurang dua bulan berhenti beroperasi.

Kesadaran para pemilik rumah makan pun terbilang sangat tinggi, terhadap protokol kesehatan yang selalu ditekankan pemerintah daerah.

Enam Pasien COVID-19 DIY Sembuh Asal Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta

Berdasar pantauan Tribunjogja.com, Rabu (10/6/2020), baik pramusaji, hingga juru masak, seluruhnya patuh mengenakan masker, serta faceshield.

Dengan begitu, pengunjung yang datang untuk menikmati hidangan seafood khas Pantai Depok pun merasa aman dan nyaman.

Selain itu, tempat cuci tangan, kemudian banner-banner berisi imbauan agar senantiasa mentaati protokol kesehatan, juga terpasang di beberapa titik.

"Awalnya ya ragu, karena sekian lama tidak makan di luar. Tapi, melihat pelayanan di Pantai Depok bagus seperti ini, kami jelas merasa nyaman. Kalau ada yang datang tidak pakai masker pun diperingatkan," ucap seorang pengunjung rumah makan, Janu S.

Ketua Koperasi Mina Bahari 45, yang menaungi pengusaha kuliner seafood di Pantai Depok, Sutarlan berujar, di tengah situasi pandemi, warga setempat yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut, dipaksa menelan pil pahit, dimana perekonomiannya terhenti secara total.

Tunggu New Normal, Pengelola Wisata di Bantul Berbenah

Oleh sebab itu, pihaknya pun sepakat untuk membuka lagi deretan rumah makan, setelah tidak beroperasi selama dua bulan lamanya.

Ia bersyukur, meski belum seluruhnya buka, pengunjung mulai berdatangan, walaupun keramaiannya tidak seperti kondisi normal seperti biasanya.

"Sejak Maret akhir kita sudah libur, lalu April sampai Mei sama sekali tidak beroperasi. Dampaknya irit-iritan lah ya, pedagang peyek, atau makanan ringan yang di Pantai juga ikut terdampak kan," ujarnya.

"Yang penting ada geliat ekonomi lagi di Pantai Depok ya, karena kalau rumah makan tak segera dibuka, masyarakat bisa semakin terpuruk," tambah Sutarlan.

Menurutnya, dari sekitar 80 warung yang berdiri di sentra kuliner seafood di Pantai Depok, sebagian besar hanya buka saat memasuki akhir pekan saja.

Pantai Parangtritis dan Pantai Depok Bantul Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved